Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Petani Lamongan Temukan Mayat Terapung di Sungai

Petugas Kepolisian saat melakukan proses evakuasi di tempat ditemukannya mayat tanpa identitas yang terapung di sungai Desa Gampangsejati Kevatan Laren Lamongan

Lamongan (berijatim.com) – Masyarakat di Lamongan dihebohkan dengan penemuan mayat yang mengapung di sungai Desa Gampangsejati Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Mayat tersebut ditemukan oleh seorang petani desa setempat bernama Miftahul Rohman (55), saat akan pulang dari sawah.

Berdasarkan dari informasi yang dihimpun, identitas dari mayat tersebut belum diketahui secara pasti. Saat melaporkan ke pihak Kepolisian, Miftahul Rohman mengaku, saat dirinya sedang berjalan dan bermaksud pulang dari sawah menuju rumahnya, ia dikagetkan dengan adanya sesosok manusia yang mengapung di sungai.

Lebih lanjut, saat itu Miftahul Rohman mengungkapkan, bahwa dirinya tanpa sengaja melihat mayat berkelamin laki-laki yang telah mengapung dengan kondisinya yang sudah membusuk di sungai. Kaget dengan apa yang dilihatnya, Miftahul Rohman kemudian segera memberitahukannya kepada temannya yang bernama Hudino (55).

“Melihat penampakan mayat mengapung ini, kemudian kedua saksi ini segera melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Laren untuk ditindaklanjuti,” ujar Kasubbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/8/2021).

Polisi yang menerima laporan dari keduanya, Iptu Estu menambahkan, kemudian petugas gerak cepat dan meluncur ke lokasi penemuan mayat tersebut untuk dilakukan proses evakuasi ke darat. Oleh polisi, mayat berjenis kelamin laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan guna dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

“Mayat yang ditemukan tersebut memiliki ciri-ciri yakni mengenakan celana panjang, sarung yang diikatkan di perut dan berjaket, serta kondisinya sudah melepuh. Sesaat setelah menerima laporan, kemudian Polsek Laren semalam menuju ke lokasi penemuan mayat. Di lokasi itu juga sudah dipasang garis polisi sebelum dievakuasi,” terang Iptu Estu.

Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan sementara, Iptu Estu mengatakan, diketahui tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap mayat tersebut. Sementara ciri-ciri lainnya dari mayat tersebut yaitu berbadan gemuk, berkulit hitam, berwajah bulat, lidahnya menjulur keluar, rambut putih, menggunakan celana training berwarna hitam, memakai baju lengan pendek berwarna biru muda dan mengunakan jaket hitam dan sarung.

Terakhir, Estu memaparkan, bahwa tidak ada bekas luka penganiayaan pada tubuh korban. Hanya saja, untuk kepastian penyebab meninggalnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Kami juga meminta keterangan dari para saksi,” pungkasnya. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar