Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Petakkan Titik Bencana, BPBD Pamekasan Imbau Masyarakat Waspada

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, memetakkan titik lokasi potensi bencana alam di wilayah setempat, khususnya memasuki musim penghujan pada tahun ini.

Potensi bencana tersebut, terdapat hampir di seluruh kecamatan di kabupaten Pamekasan. Mulai dari bencana angin kencang maupun puting beliung, bencana longsor hingga bencana banjir atau luapan air akibat intensitas hujan.

“Memasuki musim penghujan tahun ini, kami sudah melakukan berbagai langkah antisipatif sekaligus pencegahan terhadap berbagai potensi bencana alam. Salah satunya dengan pembentukan Tim Satgas Penanggulangan Bencana Terpadu,” kata Personil PusdalOps BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Minggu (28/11/2021).

Terlebih berdasar prakiraan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, terdapat potensi cuaca buruk dalam tiga hari terakhir. “Potensi hujan deras untuk wilayah Hawa Timur dan sekitarnya, khususnya di kabupaten Pamekasan, terjadi pada tanggal 27 hingga 29 November 2021,” ungkapnya.

“Bahkan dalam kurun waktu tersebut juga diprediksi terjadi hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat, di antaranya juga disertai angin kencang dan petir. Namun hal itu tidak hanya terjadi di Pamekasan, tetapi juga di daerah lain di Madura, Bangkalan, Sampang maupun Sumenep,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah petugas di lapangan agar memperketat pemantauan dan pengawasan. Sehingga ketika terjadi bencana bisa segera diketahui dan segera ditangani oleh petugas,” imbuhnya.

“Maka dari itu, BPBD Pemkab Pamekasan juga telah berkoordinasi dengan TNI-Polri, termasuk sejumlah petugas di seluruh kecamatan di Pamekasan, agar ikut membantu melakukan pengawasan dan deteksi dini,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memetakkan potensi bencana pada musim penghujan tahun ini. Setidaknya terdapat potensi bencana angin kencang, banjir dan longsor. “Potensi bencana itu berpotensi terjadi hampir di semua titik di Pamekasan. Baik di wilayah selatan, tengah dan pantura,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati