Peristiwa

Perumahan di Malang Diteror Ular Kobra

Malang (beritajatim.com) – Warga Perumahan Harmony Attaya, Dusun Jamuran, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, kembali dihebohkan dengan penemuan ular kobra di sebuah rumah kosong. Ular sepanjang satu meter ditemukan di pojokan depan kamar mandi rumah Blok C6 yang belum dihuni pemiliknya.

Salah seorang warga, Teguh Erwin Subagyo mengatakan, peristiwa ini bermula saat anak-anak tengah bermain di sekitaran rumah tersebut sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (21/12/2019). Saat anak-anak bermain di dalam rumah kosong, mereka mendapati adanya ular berwarna hitam yang sedang berdiam diri di depan pintu kamar mandi.

“Anak-anak itu langsung teriak ular-ular. Kebetulan ada warga yang lagi nongkrong di sekitar sana dan langsung menuju rumah kosong itu,” katanya kepada awak media.

Oleh warga, ular tersebut dikeluarkan dari dalam rumah dan dibakar. Upaya itu dilakukan untuk menjaga keselamatan warga perumahan, terutama menjauhkan bahaya dari jangkauan anak-anak. “Ini bukan pertama kalinya. Beberapa hari yang lalu juga ada warga yang menemukan ular kobra di dalam rumahnya,” bebernya.

Sebelumnya, Umam Rojiin, salah seorang warga lainnya, mengaku rumahnya di bagian belakang dimasuki oleh ular kobra. Bahkan ular tersebut sempat memangsa burung peliharaan miliknya. “Satu dari empat burung love bird saya dimakan ular kobra,” kata Umam.

Umam menjelaskan awalnya ia hendak memberi makan burung love bird miliknya yang berada di kandang, Senin 16 Desember 2019 sekitar pukul 06.30 WIB. Namun ironis, dia justru menemukan ular kobra di kandang tersebut.

“Saya lihat di kandang kok burung tinggal tiga. Pas saya masukkan tangan ke kandang, tiba-tiba ada sesuatu yang mau mematuk. Ternyata itu ular kobra,” terang pria asal Blitar ini.

Ular kobra tersebut kemudian dikeluarkan dari kandang dan dipotong kepalanya. Umam terpaksa melakukan itu karena tidak ingin ular sepanjang satu meter tersebut masuk ke rumah warga lainnya.

“Saya sudah dua kali ini lihat ular. Yang pertama saya biarkan. Kalau ini saya bunuh karena di sini banyak anak kecil juga, bahaya,” jelas pria yang berprofesi sebagai guru ini.

Diduga ular kobra tersebut berada di dalam kandang burung milik Umam selama kurang lebih tiga hari. Sebab, perut ular tersebut tidak terlihat besar setelah memakan seekor burung love bird. “Kebetulan saya memang dari luar kota. Jadi nggak tahu kalau ada ular yang masuk ke belakang rumah,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, perumahan Harmony Attaya berbatasan langsung dengan lahan pertanian. Namun tidak ada pagar pembatas antara perumahan dengan lahan tersebut.

Selain itu, banyak semak-semak dan jalan di dalam perumahan Harmony Attaya juga belum diaspal atau dipaving. Hal itu diduga kuat menjadi sarang ular kobra saat musim hujan datang. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar