Peristiwa

Pertunjukan Reyog Saat Sahur Timbulkan Kerumunan, Ini Kata Bupati Ponorogo

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Ponorogo (beritajatim.com) – Dua hari ini, jagat media sosial (medsos) di Ponorogo dihebohkan dengan vidio pertunjukan reyog. Vidio pertunjukan reyog itu diduga dilakukan di depan paseban alun-alun Ponorogo pada Minggu (25/4) dini hari menjelang sahur.

Yang membuat heboh, pertunjukan reyog itu mengakibatkan kerumunan massa hingga mencapai ratusan. Acara yang berdalih untuk gugah sahur tersebut, tanpa memperhatikan protokol kesehatan (protkes).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sugiri Sancoko menyebut jika pertunjukan reyog di depan paseban itu tidak berkoordinasi dengan Pemkab Ponorogo, Kapolres dan Dandim 0802 Ponorogo.

Dia berpikir jika itu hanya tabuhan gugah sahur biasa. Namun, ternyata ada sahur on the road yang menyebabkan kerumunan massa yang melihat.

“Terkait reyog malam minggu itu, kemarin saya perang dengan Pak Dandim dan Pak Kapores di medsos dengan Bu Gubernur juga. Mereka itu tidak koordinasi dengan Kabupaten,” kata Bupati yang akrab dengan sebutan Kang Giri itu, Senin (26/4/2021).

Sugiri menghimbau untuk menyudahi kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu, karena tidak baik di situasi seperti ini yang masih pandemi Covid-19. Dia menyebut pada saatnya nanti, akan mengadakan show saat pandemi Covid-19 sudah mereda.

“Ya mudah-mudahan Minggu depan sudah tidak ada,” katanya.

Sementara itu Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur Azis mengungkapkan pihaknya sudah berusaha untuk antisipasi. Namun, kegiatan di Minggu dini hari itu memang tidak berizin. Pihaknya bakal melakukan patroli malam.

“Kita akan lakukan patroli supaya kejadian serupa tidak terulang lagi,” kata AKBP Muchammad Nur Azis.

Polres Ponorogo yang melakukan komunikasi dengan Bupati, pada Minggu (25/4) malam memanggil pihak-pihak yang melakukan sahur on the road itu. Mereka mengaku membuat acara itu secara spontanitas dan tidak izin dan siap untuk dibubarkan.

“Tidak ada panitia ataupun koordinator, mereka dipanggil hanya ditegur supaya kejadian serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar