Peristiwa

Personel Gabungan Sidak Kapal Penyeberangan Selat Bali, Ini Hasilnya

Banyuwangi (beritajatim.com) – Oprerasi pengamanan natal dan tahun baru di Banyuwangi mulai dilakukan. Salah satu yang menjadi fokus pengamanan ini adalah pelabuhan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang – Gilimanuk.

Petugas pengamanan juga memeriksa jasa angkutan penumpang yang beroperasi di Selat Bali tersebut. Hal ini untuk memastikan pelayanan penyeberangan berjalan dengan baik.

“Kita lakukan pengecekan langsung diatas Kapal Penyeberangan. Hasil pengecekan yang kita lakukan semua sudah siap untuk operasional,” kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin, Kamis (19/12/2019).

Arman menyebut, setiap kapal akan ditempatkan sejumlah personel keamanan selama perjalanan. Baik keberangkatan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi maupun dari Pelabuhan Gilimanuk Jembrana-Bali.

“Kerja sama dengan TNI untuk antisipasi kegiatan yang berada di perairan. Dikapal juga kita tempatkan anggota untuk pengamanan,” jelasnya.

Secara khusus, Arman menambahkan, selama masa natal dan tahun baru telah menyiapkan setidaknya 1.850 personel gabungan. Di antaranya, 400 personil Kepolisian dan sisanya merupakan gabungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan organisasi masyarakat.

“Kita melibatkan satuan khusus seperti Brimob. Kita menyiapkan Unit Jibom dan antisipasi yang berhubungan dengan terorisme,” katanya.

Pada momen ini, lanjut Arman, terdapat dua fokus pengamanan. Pertama, titik blackspot yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas. Kedua, antisipasi kepadatan kendaraan untuk penyeberangan khususnya kendaran yang masuk ke kapal.

“Kita berkordinasi dengan aparat keamanan yang melibatkan ASDP dan KSOP,” terangnya. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar