Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pernyataan IAIN Ponorogo Soal Sepeda Motor Plat Merah Dipakai Kurir Ekspedisi

Sepeda motor plat merah dengan nopol AE 3208 SP yang digunakan kurir ekspedisi di wilayah Kabupaten Trenggalek. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo angkat bicara terkait sepeda motor plat merah yang digunakan kurir ekspedisi di Kabupaten Trenggalek.

Pihak kampus membenarkan sepeda motor dengan nomor polisi AE 3208 SP adalah milik IAIN Ponorogo. Namun, kepemilikan itu sebelum adanya proses lelang yang dilakukan kampus lewat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Dulunya memang milik kampus IAIN Ponorogo, namun kendaraan roda dua itu sudah dilelang,” kata Koordinator Perencanaan dan Keuangan IAIN Ponorogo, M Choirul Anam, Kamis (9/12/2021).

Proses lelang yang melibatkan KPKNL itu, kata Anam sapaan M Choirul Anam dilakukan pada hari Rabu (1/12) kemarin. Saat itu, pihak kampus melelang14 unit sepeda motor dan 4 unit mobil. Kebetulan sepeda motor yang dipakai kurir ekspedisi itu dimenangkan oleh orang dari Kabupaten Trenggalek.

“Saya lupa namanya, tetapi orang Trenggalek itu saat lelang memenangkan 8 kendaraan,” katanya.

Pasca lelang itu, yang bersangkutan sudah melakukan proses pembayaran hingga lunas. Setelah pelunasan pembayaran itu, bapak dari Trenggalek itu mengambil hasil lelang yang dimenangkannya ke kampus. Dokumentasi pengambilannya pun juga disimpan oleh pihak kampus.

“Karena mungkin baru, balik namanya masih proses. Sebab katanya prosesnya juga lama, sampai ke Polda. Dan itu hak beliau sebagai pemenang lelang, jika kendaraan itu digunakan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, teka-teki pemilik sepeda motor plat merah yang dipakai kurir ekspedisi di wilayah Kabupaten Trenggalek mulai terpecahkan. Dari pengecekan oleh Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Ponorogo, sepeda motor dengan nomor polisi AE 3208 SP ini, memang bukan milik Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Ponorogo. Kanit Regident Iptu Marjono menyebut bahwa sepeda motor tersebut milik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

“Memang kalau plat merah dengan nopol AE dan dibelakang SP, asumsi masyarakat milik pemerintah daerah (pemda). Namun, yang memakai itu bukan hanya Pemda saja, instansi pemerintah di Ponorogo juga menggunakannya. Kita cek AE 3208 SP ini atas nama pemiliknya IAIN Ponorogo,” kata Marjono.

Dari penelusuran Satlantas Polres Ponorogo, sepeda motor itu merupakan perakitan tahun 2008 lalu. Bermerk Suzuki Smash dengan kapasitas 110 cc. Untuk pajak lima tahunan atas nama IAIN Ponorogo masih lama hingga tahun 2024.

“Sepeda motor ini rakitan tahun 2008. Kapasitas mesinnya 110 cc. Pajak baru namanya masih IAIN Ponorogo hingga 2024,” katanya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan