Peristiwa

Perizinan Toko Modern di Bangkalan Bakal Diperketat

Ery Yadi Santoso, Sekretaris DPMPTSP Bangkalan.

Bangkalan (beritajatim.com) – Toko modern di Kabupaten Bangkalan, semakin menjamur di berbagai pelosok desa. Untuk mengontrol hal tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat akan memperketat perizinan usaha toko modern.

Sekretaris DPMPTSP Bangkalan, Ery Yadi Santoso mengatakan, hingga saat ini terdapat 83 toko modern yang tersebar di seluruh Bangkalan. Agar pendirian toko modern tak melanggar Perda, pihaknya akan memperketat perizinan.

“Untuk bisa mengontrol perkembangan toko modern kami akan memperketat perizinannya. Nah, kalau memang tidak melanggar Perda akan diberi izin,” jelasnya, Kamis (26/11/2020).

Tak hanya itu, pihaknya juga segera mengevaluasi toko modern yang melanggar Perda. Jika nantinya ditemukan pelanggaran, maka izin usaha toko tersebut tidak akan diperpanjang. “Dalam waktu dekat kami akan evaluasi toko modern yang sudah berdiri, mana saja yang melanggar maka akan tidak akan kami perpanjang izinnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A, Ha’i mendukung langkah DPMPTSP. Menurutnya, pemberian izin harus betul-betul diperhatikan agar tak ada pelanggaran Perda. “Kalau ada satu saja syarat yang tidak dipenuhi maka jangan berikan izin,” tuturnya.

Namun untuk usaha yang sudah berdiri ia menyebut tak bisa serta merta mencabut izin. Sebab harus menunggu masa izin tersebut habis. “Kalau yang sudah berdiri tiba-tiba dicabut izinnya akan membuat investor takut, sementara kita butuh investor untuk memajukan Bangkalan,” tutupnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar