Peristiwa

Peringati Hari Jadi Jatim, RSSA Malang Kenalkan Delapan Pelayanan Unggulan

Peringatan hari jadi ke 75 Jawa Timur di RSUD dr Saiful Anwar, Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur, RSUD Dr. Saiful Anwar Malang atau RSSA melaksanakan kegiatan upacara virtual melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh perwakilan Pejabat Eselon III, IV dan Staf di lingkungan rumah sakit. Mereka juga memperkenalkan beberapa layanan unggulan yang dimiliki

Direktur RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Kohar Hari Santoso mengatakan, pengembangan pelayanan-pelayanan unggulan ini tidak lepas sebagai wujud komitmen dan sumbangsih rumah sakit dari segi layanan kesehatan demi mewujudkan Jawa Timur maju. Menurutnya, RSSA selalu menjaga semangat Nawa Bhakti Satya untuk Jawa Timur maju.

“RSUD Dr. Saiful Anwar Malang berkomitmen mengembangkan delapan pelayanan unggulan. Antara lain pelayanan Jantung Terpadu, Pusat Ginjal Terpadu, Mother & Children Care (pelayanan ibu dan anak), Emergency & Accident (kagawatdaruratan), Pelayanan Eksekutif, Laboratorium Biomolekuler Terapan, Rehabilitasi Medik Terpadu, serta Radioterapi dan Onkologi Terpadu,” papar Kohar Hari Santoso, Senin (12/10/2020).

Usai pelaksanaan upacara virtual hari jadi Jatim. Mereka juga melakukan kegiatan santunan untuk anak yatim. Setidaknya ada sepuluh perwakilan anak yatim piatu dan dhuafa dari Yayasan Genggaman Yatim & Dhuafa Malang yang hadir.

Sementara itu, Kepala Subbagian Hukmas RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Dony Iryan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa karena selalu peduli dan mendukung program dan pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang,

“Kita berharap di usia Provinsi Jawa Timur yang ke-75 tahun ini, RSUD Dr. Saiful Anwar Malang semakin dapat melayani masyarakat dengan baik. Apalagi dalam masa pandemi ini, kami sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 sangat berterimakasih terkait dukungan, baik moril maupun materil, dari Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur sehingga apa yang kami lakukan sampai dengan saat ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan perawatan,” kata Dony.

Kasus Covid-19 di RSSA

Jawa Timur termasuk provinsi yang terdampak parah Covid-19. Per tanggal 11 Oktober 2020 tercatat total kasus positif di Jawa Timur mencapai 46.984 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 40.490 orang telah sembuh (86,18% dari total kasus), dan sebanyak 3.425 orang meninggal dunia (7,29 %), dan hingga kini sebanyak 3.069 (6,53%) masih dirawat.

Dony menyebut, berkat berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Jatim, termasuk peran dari rumah sakit-rumah sakit milik Pemprov Jatim wilayah ini, telah meninggalkan zona merah (resiko tinggi) Covid-19 menjadi zona oranye (resiko sedang).

“RSUD Dr. Saiful Anwar sendiri saat ini telah merawat total 1.256 terkait Covid-19, dengan 557 orang (44,36 persen) di antaranya terkonfirmasi positif, 540 orang (42,99 persen) berstatus suspect dan sisanya sebanyak 12,66 persen probable,” tutur Dony.

Berdasarkan pemutakhiran data per 12 Oktober 2020, pasien Incovit RSSA yang dinyatakan bisa keluar dari rumah sakit sebanyak 1.209 (92,26 persen). Dari pasien yang keluar tersebut, sebagiaj dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19 sebagian lagi masih menjalani isolasi mandiri di rumah dengan status perbaikan klinis.

“Namun kita juga prihatin bahwa dari jumlah keseluruhan pasien keluar rumah sakit, 45 persennya dalam keadaan meninggal dunia,” tandas Dony. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar