Peristiwa

Peringatan Waisak, Momentum Untuk Introspeksi Diri

Sterilisasi : Salah seorang umat Budha tengah melakukan penyemprotan desinfektan di dalam wihara. (Foto : Wihara Dharma Dwipa for Beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Ada hal berbeda saat memperingati hari Raya Waisak pada tahun ini di Wihara Dharma Dwipa Dusun Sodong, Desa Gelangkulon Kecamatan Sampung Ponorogo. Umat Budha disana, mengganti kegiatan sebulan penghayatan dhamma (SPD), dengan aksi sosial. Seperti memberikan uang tunai atau sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Perayaan tahun ini sederhana sekali, tidak seperti perayaan hari raya Waisak sebelumnya. Ya karena kondisi pandemi Covid-19 ini,” kata Ketua Wihara Dharma Dwipa Suwandi, Kamis (7/5/2020).

Suwandi mengungkapkan jika sebelum peringatan hari raya Waisak ini, pengurus wihara Dharma Dwipa mendapat himbauan dari Kementerian Agama (Kemenag), untuk tidak menggelar kegiatan yang berpotensi mengundang massa dalam jumlah yang besar.

Selain itu pengurus juga berkoordinasi Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo terkait perkembangan Covid-19 di bumi reyog. “Satgas juga memberikan himbauan serupa, makanya kami batasi umat yang melaksanakan ibadah,” katanya.

Suwandi menyebut bahwa detik-detik hari ini jatuh pada pukul 17.44 WIB, akan dilakukan perenungan. Dan yang mengikuti di dalam wihara itu sekitar 20 orang, tentunya menggunakan protokol kesehatan, dengan jaga jarak. Peringatan hari raya Waisak tahun ini mengusung tema nasional, Dengan Kesadaran Dharma, Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial demi Keutuhan Bangsa.

Tema tersebut, kata Suwandi relevan dengan keadaan pandemi seperti saat ini. Sehingga tidak mengurangi makna perayaan haribraua Waisak tahun ini. Dalam perenungan, kita harus introspeksi dengan kelakuan yang selama ini dilakukan. Mungkin situasi ini sebagai bentuk teguran kepada kepada manusia yang selalu merasa benar, congkak dan sombong.

“Perayaan hari raya Waisak ini sebagai momentum bagi kita untuk instrospeksi diri. Semoga kedepan menjadi manusia yang lebih baik,” pungkasnya. (end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar