Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pergantian Sopir Terjadi di Rest Area Km 575 Ngawi

Olah TKP kecelakaan bus PO Ardiansyah nopol S 7322 UW di Jalan Tol Sumo KM 712+200 jalur A.

Mojokerto (beritajatim.com) – Ada dua sopir bus PO Ardiansyah nopol S 7322 UW yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200 jalur A. Sebelum terjadi kecelakaan yang menyebabkan 14 korban tewas, pergantian sopir terjadi di Rest Area Km 575 Tol Trans Jawa.

Dua orang sopir bus pariwisata PO Ardiansyah tersebut yakni sopir utama Ahmad Ari Ardiyanto (31) warga Desa Mboteng, Kecamatan Menganti, Gresik dan sopir cadangan Ade Firmansyah (29) Dusun Sememi RT 2 RW 4, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Saat kejadian, bus dikemudikan sopir cadangan yakni Ade Firmansyah (29). Sementara, sopir utama Ari Ardiyanto (31) berada di bus bagian belakang. Bus membawa rombongan warga Benowo, Pakal, Kota Surabaya dari wisata di Jogjakarta.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, sopir utama Ari Ardiyanto (31) dibawa ke Mapolresta Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, pergantian sopir dari perjalanan Jogjakarta ke Surabaya terjadi di Rest Area Km 575 Tol Trans Jawa.

“Di Rest Area Ngawi terjadi pergantian sopir asli ke sopir cadangan. Selanjutnya sopir asli istirahat di belakang, kemudi diambil alih oleh sopir yang kedua sehingga sampai di lokasi terjadi kecelakaan. Yakni di KM 712+200 jalur A,” katanya, Senin (16/5/2022).

Masih kata Kasat, kecepatan diperkirakan di atas 100 km/jam sehingga saat terjadi kecelakaan tiang papan reklame di bahu Jalan Tol Sumo tumbang. Benturan bus dengan tiang papan reklama tersebut diduga cukup keras karena kecepatan bus di atas 100 km/jam.

“Sopir cadangan dalam perawatan di rumah sakit, sopir asli selamat dan dibawa ke Polresta Mojokerto. Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama Polda Jatim juga sudah kita lakukan tadi siang. Selanjutnya, besok pagi akan dilakukan olah TKP dari Korlantas Polri bersama Polda Jatim dan Polresta Mojokerto,” jelasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar