Peristiwa

Peresmian Kampung Tangguh Tuban, Relawan Lakukan Simulasi

Simulasi kesiapan tim relawan dalam penerapan Protokol Kesehatan dalam Kampung Tangguh Semeru (KTS), Desa Rayung, Kecamaran Senori, Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai salah satu upaya memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Tuban, Polres Tuban melalui masing-masing Polsek membuat program Kampung Tangguh Semeru (KTS), Minggu (31/5/2020).

Salah satu Kampung Tangguh Semeru yang sudah diresmikan Kapolres Tuban berasama dengan Forkopimda Tuban berada di Desa Rayung, Kecamatan Senori. Dalam peresmian KTS tersebut juga dilakukan simulasi bagiamana tahapan penanganan jika terjadi peristiwa kecelakaan di jalan maupun ketika ada warga yang meninggal mendadak.

“Kampung Tangguh Semeru perlu dibentuk untuk mendisiplinkan masyarakat. Mengingat pemerintah pusat akan menerapkan tatanan normal baru atau new normal dalam menyikapi perkembangan Covid-19. Tentu, hanya masyarakat yang tangguh yang dapat menjalani kehidupan baru atau new normal di masa Covid-19,” terang Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, usai peresmian KTS.

Di Kabupaten Tuban terdapat 19 lokasi Kampung Tangguh yang semuanya segera diresmikan. Keberadaan kampung tersebut sebagai pilot project kolaboratif dengan stakeholder yang berupa gerakan atau aksi nyata di daerah yang ditunjuk karena terindikasi penyebaran Covid-19. Serta menitik beratkan keterlibatan elemen masyarakat yang aktif secara personal maupun kelompok.

Dalam peresmian kampung tangguh di Desa Rayung, Kecamatan Senori, Kapolres Tuban dan juga jajaran Forkopimda Tuban disambut dengan simulasi kekompokan tim dalam kampung tangguh itu. Para relawan mempraktikkan prosedur protokol kesehatan terhadap warga pendatang yang akan masuk kampung dan penjemputan warga yang terindikasi Covid-19.

Selanjutnya para relawan dari para pemuda desa yang telah dilatih kusus tersebut juga memperagakan cara memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan prosedur penanganan pasien Covid-19. Kegiatan simulasi diakhiri dengan tata cara pemulasaraan jenazah sesuai dengan prosedur penanganan jenazah pasien Covid-19.

“Semoga keberadaan KTS ini bisa berperan penting untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta membantu mengatasi dampak sosial yang timbul. Kedepannya KTS juga diharapkan mampu menyelesaiakan berbagai bentuk permasalahan sosial yang timbul,” tambahnya.

Ketua DPRD Tuban Miyadi yang hadir dalam peresmian KTS memberikan apresiasi terkait keberadaan kampung tangguh tersebut. Apalagi, KTS di Desa Rayung, Kecamatan Senori merupakan kampung yang kedua sebagai percotohan di Tuban.

“KTS merupakan bentuk keberasamaan yang luar biasa, karena melibatkan semua unsur, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, relawan, TNI dan Polri. Mereka bergotong royong untuk menjaga desanya dalam memutus mata rantai Covid-19,” ungkap Miyadi. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar