Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Perempuan Lansia Warga Mojokerto Ditemukan Meninggal di Perlintasan KA

Petugas melakukan olah TKP di lokasi korban ditemukan meninggal

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang perempuan ditemukan meninggal tertabrak Kereta Api (KA) Sancaka di rel KA KM 60.300 Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Korban yang sebelumnya tak diketahui identitasnya ini mengalami patah leher usai tertabrak KA jurusan Surabaya-Jogjakarta.

Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol M Sulkan mengatakan, sekira pukul 09.40 WIB melintas KA Sancaka dari arah Surabaya hendak ke Jogjakarta.

“Korban naik ke rel KA, diindikasikan menabrakkan diri ke KA Sancaka karena sepeda angin milik korban ditinggal di pinggir jalan,” ungkapnya, Jumat (12/11/2021).

Masih kata Kapolsek, korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka patah pada bagian leher. Dari lokasi kejadian, diamankan barang bukti milik korban yakni sepeda angin dan dompet tanpa identitas. Korban merupakan seorang perempuan tersebut sudah lanjut usia (lansia).

“Korban mengalami patah tulang, iya diindikasikan seperti itu (menabrakkan diri ke kereta api, red). Sengaja, batang bukti yang kita amankan dari lokasi kejadian berupa sepeda angin dan dompet milik korban tanpa identitas. Dari Identifikasi, diketahui korban atas nama Sadiyah,” katanya.

Korban atas nama Sadiyah (63) warga Desa Wringin Rejo RT 08 RW 02 Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Motif korban diindikasikan menabrakkan diri ke KA Sancaka yang sedang melintas masih dilakukan penyelidikan Unit Identitas Satreskrim Polresta Mojokerto.

“Infonya depresi tapi masih dalam penyelidikan teman-teman Ident Satreskrim Polresta Mojokerto. Belum bisa memastikan masih didalami, indikasi sengaja menabrakkan diri. Jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo,” jelasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar