Peristiwa

Perbatasan Situbondo Ketat, Dua Mobil Diminta Putar Balik

Situbondo (beritajatim.com) – Polres Situbondo melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan daerahnya. Polres juga membuat sejumlah cek poin di sejumlah titik untuk mengantisipasi kedatangan pemudik yang melintas di wilayah Situbondo.

Terdapat 4 titik perbatasan yaitu di Pos Utama Raya, Pos Suboh, Pos Kalibagor dan Pos Banyuputih yang merupakan jalur pintu masuk wilayah kabupaten Situbondo.

Penyekatan di perbatasan daerah mulai efektif sejak diumumkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tentang adanya larangan mudik. Kegiatan ini resmi berlaku per 24 April –31 Mei 2020 yang tujuannya untuk memutus rantai penyebaran virus corona covid-19 di daerah.

“Personil Satgas khusunya personil Lantas semua turun ke lokasi untuk melakukan penyekatan dan memeriksa kendaraan serta penumpang apabila ditemukan pemudik diarahkan untuk kembali,” jelas Kasat Lantas AKP Indah Citra Fitriyani, Senin (27/4/2020).

Selama kegiatan, kata Indah Citra, didapatkan 2 mobil di Pos Utama raya diarahkan untuk kembali. Keduanya, yaitu 1 mobil tujuan Bali dan 1 mobil dari Surabaya.

“Karena kami mendapati penumpang dengan suhu tinggi, sehingga segera diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setelah sampai di rumah,” jelasnya.

Selain itu, Kasat Lantas juga mengimbau kepada masyarakat untuk menginfromasikan kepada  saudara dan keluarga terkait larangan mudik tersebut.  Sebaiknya, warga juga mematuhi peraturan untuk berdiam diri di rumah.

“Serta mematuhi anjuran Pemerintah terutama protocol kesehatan,” pungkasnya.

Kegiatan penyekatan melibatkan personil gabungan dari Polres Situbondo, Kodim 0823 Situbondo, Dinkes, Satpol PP dan Dishub serta BPBD. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar