Peristiwa

Perayaan Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Jajaran Polres Sumenep melakukan sterilisasi gereja-gereja, yang melakukan perayaan Natal 2019. Sterilisasi dilakukan menggunakan ‘metal detector’ dan ‘mirror detector’.

“Sterilisasi ini kami lakukan untuk memastikan tidak ada benda-benda yang mengganggu dan membahayakan di gereja-gereja yang akan melaksanakan ibadah Natal,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi, Rabu (25/12/2019).

Pengecekan dan sterilisasi gereja itu dilakukan di Gereja Maria Gunung Karmel, Pabian, dan Gereja Pantekosta Jl. Trunojoyo, dipimpin langsung Kapolres dan Dandim 0827 Sumenep.

“Meski umat nasrani di Sumenep ini jumlahnya minoritas, tetapi kami harus memastikan mereka bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Deddy.

Menurutnya, sampai saat ini situasi kamtibmas di Sumenep kondusif. Tidak ada persoalan yang berarti dalam perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Tingkat toleransi masyarakat Sumenep ini sangat bagus antar umat beragama. Bahkan di Pabian itu ada tiga tempat ibadah yang letaknya berdampingan. Ada masjid, gereja, vihara. Ternyata sampai saat ini tidak ada masalah. Situasinya tetap kondusif,” ucapnya. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar