Peristiwa

Perahu Berpenumpang Mahasiswa Malang Terbalik di Pulau Bawean

Gresik (beritajatim.com) – Diduga melebihi kapasitas, sebuah perahu berpenumpang rombongan mahasiswa asal Malang yang berlibur di Pulau Bawean, tepatnya di Gili Noko, terbalik. Beruntung dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa. Namun, ada empat penumpang yang pingsan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat rombongan mahasiswa Malang akan berangkat berwisata di Pantai Gili Noko, Desa Sidogebang Batu, Kecamatan Sangkapura, Bawean.

Ada sekitar 25 penumpang asal Bawean yang berstatus mahasiswa Malang yang usai berlibur di pantai Gili Noko. Saat menumpangi perahu, tiba-tiba terbalik karena diduga kelebihan penumpang.

Kanit Satpolair Bawean Bripka Sodik membenarkan kejadian tersebut. “Masih di pinggir karena para penumpangnya naik itu tidak bisa menjaga keseimbangan. Akhirnya perahu miring dan penumpang tercebur ke laut. Ahamdullillah penumpang selamat tidak ada korban jiwa dan materil,” tuturnya, Senin (1/06/2020).

Foto: ilustrasi

Sementara itu Kepala Desa Sidogedung Batu Supar mengungkapkan peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 saat rombongan hendak kembali ke daratan usai dari pantai Gili Noko. “Lokasi perahu terbalik tidak jauh dari bibir pantai, yang saat itu baru berjalan 5 menit,” ungkapnya.

Ditambahkan Supar, perahu tersebut berlebihan muatan berjalan cepat yang saat itu sedang menghindari para wisatawan yang berenang di bibir pantai. Miring ke kiri kemudian terbalik. “Empat orang sempat jatuh pingsan, tapi setelah diberi pertolongan sudah sadar semua, dan memang kami sudah menyiapkan tim siaga di lokasi tersebut,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar