Peristiwa

Gerakan 1.000 Masker dan Hand Shop

Peradi Kediri Sumbang APD untuk Kepolisian, TNI dan Satpol PP

Kediri (beritajatim.com) – Para advokat yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kediri Raya memberikan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan tersebut berupa ribuan masker dan sabun cuci tangan serta ratusan ember.

Bantuan diserahkan melalui pemerintah kelurahan untuk disalurkan kepada masyarakat. Selain kepada warga terdampak, Peradi juga menyumbangkan alat pelindung diri (APD) kepada aparat keamanan, mulai dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP. Mereka dinilai berada di garda terdepan yang rentan tertular virus Corona.

“Instansi Kepolisian, Satpol PP dan TNI kami berikan APD. Karena selama ini fokusnya di kalangan medis, padahal mereka di garda terdapan. Contohnya bila terjadi kecelakaan di jalan, mereka tidak berani memberi pertolongan pertama karena adanya isu Pandemi Covid-19 tanpa mengenakan APD,” ungkap Ketua DPC Peradi Kediri, Budiarjo Setiawan di Kantor Kelurahan Mrican, Kota Kediri, Rabu (22/4/2020).

Baksos diawali dari Kelurahan Mrican. Peradi ‘Suara Advokat Indonesia menyerahkan bantuan secara langsung kepada pemerintah kecamatan, unsur Kepolisian, TNI dan Satpol PP. Baksos kemudian dilanjutkan ke Kantor Kelurahan Mojoroto. Sebenarnya, kegiatan ini agenda ketiga kalinya bagi Peradi Kediri Raya. Karena sebelumnya mereka telah melakukan kegiatan serupa di wilayah Kecamatan Grogol dan Pare, Kabupaten Kediri.

“Yang kami bagikan gerakan 1.000 master dan 1.000 hanshop sudah kami laksanakan dua titik yaitu di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Pare. Karena ada anjuran physical distancing, kali ini kami serahkan di kelurahan,” tambah pengacara senior Kediri ini didampingi sejumlah anggota Peradi.

Masih kata Budi, kegiatan peduli pencegahan Covid-19 ini diharapkan dapat menyentuh elemen masyarakat lain di seluruh Indonesia, dan khususnya Kediri.

“Apabila semangat gotong rotong sebagai ruh sila dalam Pancasila ini diterapkan di lapisan masyarakat, kami yakin semangat motiviasi ini akan menimbulkan rasa optimisme. Sehingga solusi lokal akan terbentuk dan akhirnya kami yakin pandemik ini akan segera berlalu. Sehingga masyarakat di Kota Kediri dapat melaksanakan aktivitas sehari hari tanpa corona dan semoga kegiatan ini bermanfaat untuk Indonesia dan khususnya untuk Kediri,” tutupnya. [nm/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar