Peristiwa

Penyebab Kebakaran 4 Warung di Komplek Makam Troloyo Karena Kompor

Mojokerto (beritajatim.com) – Empat warung di komplek Makam Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto disebabkan karena kelalaian salah satu pemilik warung. Karena lupa mematikan kompor, empat warung akhirnya terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, empat warung tersebut milik Untung. “Pemilik menyewakan 4 warung tersebut kepada para pedangang,” ungkapnya, Kamis (8/8/2019).

Masih kata Zaini, sumber api diduga berasal dari kelalaian salah satu pemilik warung yang tidak mematikan kompor. Ada empat unit mobil pemadam kebakaran dikerakan ke lokasi, tiga dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan satu dari Kota Mojokerto.

“PMK BPBD Kabupaten Mojokerto menerima laporan Informasi dari masyarakat setempat, ada kebakaran menimpa 4 warung sekitar jam 8. Setelah 4 unit mobil PMK dikerahkan ke lokasi dan api baru bisa berhasil dipadam jam 10,” katanya.

Empat warung tersebut milik Kasiman (72) warga Desa Padusan, Kecamatan Pacet yang menjual buah-buahan, Pon (60) warga Desa Pohjejer, Kecamatan Godang yang menjual kopyak, Ani Sofiyah (26) warga Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Ani menjual seblak yang pertama kali terbakar karena lupa mematikan kompor saat ditinggal antar anak sekolah dan Sriah (55) warga Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang yang menjual gorengan.

Dalam kebakaran tersebut, Unit Reskrim Polsek Trowulan mengamankan barang bukti berupa kompor dan tabung gas LPG ukuran 3 kg dari warung seblak milik Ani. Sementara para pemilik warung menjalani pemeriksaan di Polsek Trowulan.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar