Peristiwa

Penyaluran Program BPNT, Warga Boleh Pilih Beras Premium

Tuban (beritajatim.com) – Ribuan warga yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Maaf (KPM) dalam program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berada di wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban mulai hari sudah bisa kembali bernapas lega, Kamis (17/9/2020. Mulai dilakukan penyaluran melalui para agen penyalur (E-Warung) dalam bentuk pangan).

Penyaluran program BPNT polanya berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. KPM bebas memilih kualitas beras yang akan mereka terima. Mulai dari kualitas Medium maupun Premium. Adapun sebelum dilakukan pendistribusian para KPM di kecamatan tersebut telah memilih beras bantuan itu dengan kualitas Premium.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, sebelum pihak suplayer beras dalam program BPNT di Tuban itu melakukan distribusi ke masing-masing agen di tingkat desa, pihak agen telah melakukan order terlebih dahulu. Para agen di kecamatan tersebut terlebih dahulu mendata para warga penerima untuk mengetahui apakah mereka memilih beras Medium atau Premium.

“Kita sebelumnya mendata dulu, beras kualitas apa yang diingankan para KPM. Kita kemarin mendata itu sekitar 4 hari dan kemudian kita baru orderkan ke suplayer,” terang Aris, selaku pemilik Agen penyalur program BPNT yang ada di Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Di wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban itu terdapat sebannyak 12 agen BNI sebagai penyalur dalam pencairan program BPNT tersebut. Dari sebanyak 12 agen itu sendiri sudah melakukan order beras dengan kualitas Premiun sekitar 51 ribu ton pada bulan September 2020 untuk memcukupi kebutuhan sebanyak 3.600 KPM di wilayah kecamatan tersebut.

“Untuk bulan ini data KPM di wilayah Kecamatan Senori yang order sebanyak 3.600. Kalau total KPM di kecamatan sini jumlah lebih dari itu, tetapi mereka yang desanya dekat dengan kecamatan lain mereka lebih memilih mengambil di kecematan lain. Karena memang KPM bebas untuk memilih agen untuk mengambil berasnya,” ungkap Munadi, selaku pedamping program atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Senori, Tuban.

Sementara itu, meski beras yang disalurkan untuk program BPNT di wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban tersebut kualitasnya Premium, pengawasan ketat dalam distribusi beras bantuan pemerintah itu terus dilakukan. Pihak Dinas Sosial Tuban, bersama dengan Muspika Senori, TKSK dan juga perawakilan agen langsung melalukan pengecekan kualitas beras yang akan didistribusikan.

“Dari hasil pengecekan ini hasilnya berasnya kualitasnya sudah sesuai dengan kriteria Premium. Ini kita lakukan bersama-sama sebagai bentuk kontrol kualitas berasnya. Dari sempel yang kita periksa ini kemudian kita berikan ke agen-agen. Kalau beras yang dikirim tidak sesuai dengan contohnya maka bisa dikembalikan,” terang S.Y. Emanuel, selaku perwakilan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tuban yang langsung turun melakukan pengecekan.

Ia menjelaskan bahwa untuk pendistribusian beras BPNT di wilayah Kecamatan Senori, Tuban seratus persen adalah dengan kualitas Premium. Adapun karena beras yang diterima oleh KPM tersebut kualitasnya Premium, sehingga mereka mendapatkan beras seberat 14 Kg. Yakni berbeda jika yang diterima KPM beras kualitas Medium seberat 15 Kg.

“Jumlah yang diterima itu sudah sesuai dengan ketentuan, dari bantuan BPNT yang mereka (KPM) terima itu minimal 70 persen adalah karbohidrat. Hari ini semua proses distribusi sudah selesai semua untuk seluruh kecamatan di Tuban yang sudah berlangsung selama lima hari,” pungkasnya. [mut/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar