Peristiwa

Penumpang Turun, PT KAI Non Aktifkan Sejumlah Kereta

Aktivitas stasiun Gubeng Surabaya, saat ramai dimanfaatkan penumpang belum lama ini.(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Penyebaran virus Corona yang semakin massif membuat jasa transportasi mengurangi layanan, sebelumnya PT KAI menurunkan kapasitas penumpangnya, sekarang ini sejumlah KA terpaksa tidak operasi.

Terlebih juga karena para penumpang mengikuti imbauan pemerintah agar tak keluar rumah karena penyebaran virus corona.

Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya menjelaskan, kebijakan ini untuk mendukung kebijakan p distancing yang diterapkan pemerintah. Sebab guna mengantisipasi penyebaran birus lebih luas, masyarakat diminta mengurangi mobilitasnya. Penurunan jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dapat terlihat dari jumlah kumulatif penumpang.

“Penumpang yang naik selama tanggal 1 s/d 23 Maret 2020 hanya mencapai 627.839 penumpang atau 58,89% dari sebelumnya sebesar 1.066.109 penumpang. Sehingga KAI pun akhirnya membuat skema pembatasan dan menonatifkan sementara sejumlah kereta,” katanya.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya adalah dengan menurunkan daya kapasitas angkutan penumpangnya. Dengan kebijakan ini diharapkan bisa menurunkan daya kapasitas KA Lokal yang sebelumnya berkapasitas 150% menjadi 75%. Padahal sebelumnya terdapat 46 perjalanan KA Lokal yang beroperasi di wilayah PT KAI daop 8 Surabaya. Sedangkan nantinya PT KAI Daop 8 Surabaya akan membatalkan tiga perjalanan kereta api secara keseluruhan dan memperpendek relasi tujuan empat perjalanan KA di wilayahnya. Langkah ini terhitung mulai dari tanggal 26 Maret s/d 31 Maret 2020.

Ketiga perjalanan kereta api yang dibatalkan secara keseluruhan tersebut diantaranya :
1. KA Sembrani ( KA 81/ KA 82) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Gambir/pp.
2. KA Gumarang (KA 133/ KA 134) relasi Stasiun Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen/ pp.
3. KA Songoriti (KA 283 / KA 284) relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Malang/pp.

Sementara 4 perjalanan KA yang mengalami perpendekan relasi tujuan diantaranya :
1. KA Argo Wilis (KA plb 1a/ KA plb 2a) relasi Sebelumnya Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Stasiun Surabaya Gubeng – Bandung/pp.
2. KA Mutiara Selatan (Ka plb 103a / KA plb 104a) relasi sebelumnya Malang – Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/pp.
3. KA Turangga (KA plb 77a/KA plb 78a) relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Surabaya Gubeng – Bandung/pp.
4. KA Malabar (KA plb 107a/ KA plb 108a) relasi Malang – Bandung – Pasar Senen/pp menjadi Malang – Bandung/pp.

“Meskipun terdapat pengurangan jadwal kereta api, PT KAI Daop 8 Surabaya tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi kereta api dengan segala protokol pencegahan virus corona yang telah diterapkan,” jelasnya.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar