Peristiwa

Penulis Buku Dukut Imam Widodo Dijebloskan Lagi ke Penjara

Gresik (beritajatim.com) – Penulis buku Soerabaia Tempo Doeloe (STD) yang juga mantan petinggi PT Smelting, Dukut Imam Widodo (65) dijebloskan lagi di penjara Rutan Banjarsari Cerme, Gresik.

Dukut dieksekusi oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, di tempat kediamannya di Jalan Wiguna Tengah, Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Surabaya.

Eksekusi tersebut dilakukan atas dasar putusan MA nomor 307K/Pid.Sus/2019 tanggal 27 maret 2019. Dalam putusan MA, terpidana Dukut Imam Widodo di vonis dengan hukuman penjara selama 5 tahun, dan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan penjara.

“Amar putudan kasasi dari MA. Terpidana Dukut Imam Widodo terbukti melakukan tindak pidana korupsi penyimpangan dana kas daerah Pemkab Gresik tahun 2006 terkait sewa Demaga Untuk Kepentingan Sendiri (DUKS) dari PT. Smelting ke Pemkab Gresik senilai Rp 1,3 miliar.

Dukut Imam Widodo dikenai pasal 2 ayat (1) Undang-UndangTipikor jo pasal 55 Jo pasal 55 ayat (1),” ujar Kasi Intel Kejari Gresik, Bayu Probo Sutopo, Rabu (4/09/2019).

Lebih lanjut Bayu mengatakan, dalam perkara tindak korupsi tersebut. Terpidana tidak sendirian. Sebab, dalam perkara ini ada mantan Sekda Pemkab Gresik, Husnul Khuluq serta Saiful Bachri (Petinggi Smelting) yang perkaranya di-split. Kedua orang itu, sama-sama mengajukan kasasi ke MA. Namun, sampai saat ini putusannya belum keluar.

Saat melakukan eksekusi, tim Kejari Gresik terdiri dari Kasi pidsus Andri Dwi Subianto dan Intel mendatangi kediaman terpidana. Selanjutnya, tim lansung masuk ke rumah dan diterima lansung oleh terpidana bersama istrinya.

“Kami datang ke rumah terpidana dengan membawa surat pemberitahuan petikan putusan kasasi dari MA. Terpidana tanpa perlawanan sewaktu hendak dieksekusi,” pungkas Bayu. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar