Peristiwa

Penuh Sampah, Walikota Mojokerto Sidak Drainase Jalan Benpas

Mojokerto (beritajatim.com) – Walikota Mojokerto inspeksi mendadak (sidak) drainase (saluran air, red) di sepanjang Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang penuh tumpukan sampah. Sidak untuk mengecek kondisi saluran air yang sedang dibersihkan petugas kebersihan.

Sebelumnya, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto membersihkan drainase di sepanjang Jalan Benpas hingga perempatan lampu merah Jalan Empu Nala. Ning Ita (sapaan akrab, red) menghimbau warga sekitar, terutama para pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sosialisasikan dan sampaikan secara terus menerus kepada masyarakat dan pedagang kota Mojokerto agar tidak membuang sampah di sepanjang aliran air. Selain itu, akan kami anggarkan tempat sampah lebih banyak lagi di P-APBD,” ungkapnya, Rabu (31/7/2019).

Masih kata Ning Ita, ada sebanyak 93 petugas penyapu jalanan dan 79 petugas walet di Kota Mojokerto. Menurutnya, jumlah tersebut sudah mencukupi untuk membersihkan jalan dan sungai. Namun, persoalannya adalah pengendalian terhadap area perdagangan di pusat Kota Mojokerto.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami sudah intruksikan ke Satpol PP untuk memberikan pengawasan di sepanjang jalan pusat Kota Mojokerto, terutama pada saat Car Free Day dan malam hari. Akan kami perkuat dengan memberikan 5 unit Toa (speaker, red) untuk Satpol PP,” katanya.

Ning Ita menjelaskan, speaker dimaksudkan agar pengawasan bisa berjalan maksimal dan bertahap sebagai alat pengendalian pedagang dan pengunjung saat Cara Free Day (CFD) saat digelar. Karena CFD harus selesai pukul 09.00 WIB.

“Selain itu, kami (Pemkot Mojokerto, red) bersinergi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan Kota Mojokerto agar bersih dan sehat,” tegasnya didampingi Wakil Walikota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakaria dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar