Peristiwa

Pengusaha Toko Bangunan di Mojokerto Ditemukan Gantung Diri

Petugas mengevakuasi korban dari lantai II rumahnya.

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pengusaha toko bangunan Dusun Ringgit, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas, Selasa (12/1/2021). Korban ditemukan tewas dengan cara gantung diri di lantai II rumahnya.

Korban ditemukan tewas dengan cara gantung diri dengan tali tampar yang menjerat lehernya. Korban ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar yang terletak di lantai II rumahnya. Korban berinisial YH (40) yang merupakan pengusaha toko bangunan

Salah satu warga, Juniarti mengatakan, korban ditemukan tewas di sebuah kamar di lantai II rumahnya yang ada di bagian belakang. “Ditemukan tergantung di kamar di lantai atas bagian belakang, tadi sudah banyak polisi. Warga tidak boleh masuk,” ungkapnya.

Masih kata Juniarti, ia tidak mengenal korban karena rumah korban yang terletak di jalan raya. Menurutnya, korban dikenal sebagai orang yang pendiam dan tidak banyak bergaul dengan tetangga. Korban merupakan pengusaha toko bangunan dan belum menikah.

 

“Korban punya toko bahan bangunan dan sudah berjalan telah beberapa tahun. Namun akhir-akhir ini katanya omsetnya menurun. Sepi. Saya tidak tahu alasan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Pungging, AKP Suwiji membenarkan, tewasnya salah satu warga Desa Kembangringgit dengan cara gantung diri tersebut. “Saya sudah tanyakan ke keluarganya, tidak ada yang tahu alasan korban mengakhiri hidupnya. Karena korban tidak pernah curhat juga,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek, dari hasil otopsi luar yang dilakukan di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tidak ditemukan unsur kekerasan dalam tubuh korban. Pihaknya memastikan jika korban tewas karena bunuh diri dengan cara gantung diri. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar