Peristiwa

Pengurus PWI Ponorogo Resmi Dilantik

Ponorogo (beritajatim.com) – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ponorogo periode 2019-2022 pada hari Selasa (29/10/2019) resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim di meeting room Ecco Kitchen.

Dalam sambutannya, Ainur Rohim mengungkapkan bahwa PWI merupakan satu dari tiga organisasi profesi yang sifatnya nasional dan terakreditasi oleh Dewan Pers.

Pria yang juga Direktur Utama beritajatim.com ini mengungkapkan kemerdekaan pers itu bisa berdiri tegak, insan pers salah satunya memiliki kompetensi dasar. Mulai tahun 2011 hingga sekarang, profesi jurnalis harus dilakukan fit and proper lewat mekanisme uji kompetensi wartawan (UKW). Dimana nantinya akan dibagi menjadi tiga level, yakni wartawan muda, madya dan utama.

”Sejak tahun 2012 sampai Agustus 2019 ini, PWI Jatim sudah menggelar UKW sebanyak 27 angkatan. Jumlah semua kurang lebih sebanyak 1150 wartawan,” kata Ainur, Selasa (29/10/2019).

Dia menceritakan belum lama ini pihaknya memberikan 8 anggotanya beasiswa S2 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Ainur menyebut sebenarnya jumlah penerima beasiswa dari PWI Jatim ada 10 orang. Namun yang satu ketinggalan dan satunya lagi setahun yang lalu meninggal dunia.

”Jadi PWI juga konsen kepada peningkatan kapasitas para anggotanya. Kemampuan mereka harus diupgrade, supaya menjadi wartawan yang lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ainur berpesan kepada teman-teman PWI Ponorogo untuk menyeimbangkan antara sosial kontrol dengan peran memberikan apresiasi kepada pihak lain.

Jangan selalu bersikap negatif kepada pihak lain. Selain itu jangan mentang-mentang wartawan, menjadi orang yang tidak bisa dikontrol. Kata Air itu salah, berperilakulah yang wajar.

”Disisi kelembagaan ada Dewan Pers, yang akan mengontrol teman-teman yang bergerak diprofesi ini,” pesan Ainur.

Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Ponorogo terpilih Hadi Sanyoto merasa lega, acara konferensi hingga pelantikan berjalan lancar. PWI Kabupaten Ponorogo yang sudah tiga tahun persiapan ini, akhirnya pada hari ini sudah definitif.

”Alhamdulillah semua acara berjalan dengan lancar,” kata Hadi usai pelantikan.

Dia berharap waktu tiga tahun kepengurusan yang diamanahkan ini, bisa dijalankan dengan baik. Ke depan kata Hadi, fungsi media bukan hanya sebagai kontrol sosial saja. Tapi harus tahu bagaimana mempublikasikan dan mensosialisasikan informasi yang faktual kepada masyarakat. Selain itu juga membendung berita-berita yang tidak benar.

”Semoga PWI Ponorogo bisa bersinergi dengan pihak lain memberikan sumbangsih untuk kemajuan dunia. Dan tentunya memberikan informasi yang mencerdaskan,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar