Peristiwa

Penghina Risma Menangis dan Mengaku Menyesal

Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya akhirnya menangkap terduga pelaku pengunggah dugaan ujaran kebencian. Terduga pelaku diketahui membuat status adanya ujaran kebencian kepada Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini., Senin (4/2/2020)

Surabaya (beritajatim.com) – Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya akhirnya menangkap terduga pelaku pengunggah dugaan ujaran kebencian. Terduga pelaku diketahui membuat status adanya ujaran kebencian kepada Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menjelaskan, penangkapan pelaku dilakukan di belakang rumahnya di Bogor. Sebelum menangkap pelaku, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Pelaku sudah kita amankan dan akan dikenai pasal tentang UU ITE. Kasusnya masuk pada perkara soal ujaran kebencian” jelasnya, Senin (3/2/2020).

Lebih lanjut Sandi mengatakan, wanita yang diketahui menggunakan akun Facebook Zikria Dzatil ditangkap di rumahnya di Katulampa, Bogor pada Jumat (31/1) malam.

Usai ditangkap kepolisian langsung membawa tersangka ke Kota Surabaya untuk diperiksa lebih lanjut. Bahkan, saat dibawa ke Surabaya, suami dan keluarga tersangka turut hadir ke ‘Kota Pahlawan’ ini.

“Saat ini sudah ada 12 saksi diperiksa termasuk tersangka,” lanjut Sandi.

Sementara menurut ZD, dirinya mengaku menyesal dan tidak bermaksud mengatakan persoalan ujaran kebencian ke Wali Kota Surabaya. Dirinya juga mengaku, kondisi ini juga membuat keluarga dan anaknya terkena teror. Sehingga secara pribadi dan tulus ZD mengaku menyesal akan perbuatannya.

“Saya menyesal dan mohon maaf ke bunfa Risma. Saya tidak bermaksud menulis tentang ujaran kebencian ini. Saya hanya termakan emosi oleh sosial media,” ucapnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar