Peristiwa

Penggunaan Air Bengawan Solo di Bojonegoro Cukup Besar

Aliran Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu wilayah yang dilalui Sungai Bengawan Solo. Sungai terpanjang di Pulau Jawa itu melintasi Kabupaten Bojonegoro dari wilayah paling barat di Kecamatan Margomulyo hingga di Kecamatan Baureno sisir timur Bojonegoro.

Kebutuhan air rumah tangga, pertanian, hingga industri di Bojonegoro memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap Sungai Bengawan Solo. Data dari Pemkab Bojonegoro, pemanfaatan air Bengawan Solo untuk kebutuhan air rumah tangga kota dan Industri sebesar 8,835 juta m³ atau 2.801/second.

Sedangkan untuk kebutuhan irigasi dari Waduk Karangnongko kubutuhannya seluas 6.950 hektare yang terdiri di Karangnongko kiri 1747 ha-2,85 m³/second, Karangnongko kanan, 5.203 ha-7,92 m³/second. Lahan pertanian padi yang menggunakan irigasi dari air Sungai Bengawan Solo bisa panen sebanyak tiga kali selama satu tahun.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dwi Agus Kuncoro mengatakan, air Sungai Bengawan Solo sangat penting untuk menunjang produksi pertanian mulai dari wilayah hulu di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah hingga hilir yakni Kabupaten Gresik Jawa Timur, dan melewati 19 Kabupaten.

Sementara, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, disamping menggantungkan irigas Sungai Bengawan Solo, untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi, kedepan pemanfaatan waduk yang ada akan dimaksimalkan, bagi lahan pertanian yang tidak terjankau oleh aliran sungai Bengawan Solo. “Untuk mengoptimalkan produksi pertanian, hal utama yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan air,” ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Untuk itu, Pekab Bojonegoro, lanjut dia, sedang mengajukan blue print ke Kementrian PUPR untuk irigasi pertanian tahun 2020-2040, sehingga nanti Waduk Pacal, Waduk Gongseng, Waduk Karangnongko, Waduk Pejok dapat berfungsi maksimal mencukupi kebutuhan air bagi lahan pertanian Bojonegoro.

“Mudah-mudahan progress pembangunan Waduk Gongseng cepat selesai agar bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Bojonegoro, untuk pertanian yang produktif dan hasil panen yang baik,” harapnya. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar