Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pengendara Motor di Mojokerto Terlindas Truk

images
Ilustrasi kecelakaan

Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun dengan korban meninggal dunia terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto, Senin (10/1/2022). Kecelakaan sekira pukul 18.00 WIB tersebut melibatkan dua kendaraan roda dua, sepeda angin dan kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario nopol S 6117 VY, Honda Fit nopol S 5686 NR, sepeda angin dan kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya tersebut terjadi di Jalan Gajah Mada, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Masih kata Kanit, sepeda motor Honda Vario nopol S 6117 VY, Honda Fit nopol S 5686 NR, sepeda angin berjalan searah dari arah timur ke barat atau dari Mojosari ke Kota Mojokerto dengan posisi sepeda angin berada paling depan. Kecelakaan bermula saat pengendara Honda Vario nopol S 6117 VY tidak bisa menguasai kendaraannya.

“Sesampai di tempat kejadian, korban Nofal Muzaki (37) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 6117 VY menabrak sepeda motor Honda Fit nopol S 5686 NR yang dikendarai Mochamad Riduwan (22) dari arah belakang dan sepeda angin yang dikendarai Seniah (49) dan membonceng Muhamad Indra Ardiansyah (10),” katanya, Selasa (11/1/2022).

Setelah menabrak pengendara motor asal Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, korban yang diketahui merupakan warga Lingkungan Suromulang Barat, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto oleg ke kanan. Bersamaan dengan itu, melintas kendaraan truk yang tak diketahui identitasnya dari arah barat.

“Sehingga terjadi kecelakaan. Kendaraan truk yang melindas korban melarikan diri, korban meninggal di lokasi kejadian. Pengendara Honda Fit mengalami luka lecet, sementara pengendara sepeda angin dan anak kecil yang dibonceng warga Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari mengalami luka pada bagian kepala,” jelasnya.

Usai dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar. Sementara ketiga korban luka juga dievakuasi ke UGD RSUD Prof Dr Soekandar. Kanit menjelaskan kecelakaan terjadi diduga karena kecepatan tinggi dan kurang bisa menguasai laju kendaraannya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar