Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pengendara Mobil Tabrak Tembok Alun-alun Tugu Malang Sampai Hancur

Dok Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota.

Malang(beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang, Selasa, (16/11/2021) sekira pukul 11.00 WIB. Kecelakaan melibatkan dua kendaraan roda empat yang melaju dari arah timur menuju barat dan arah utara menuju arah selatan.

Kecelakaan bermula dari mobil berwarna merah yang melaju dari arah SMA Tugu menuju arah barat menabrak mobil hitam yang juga menuju arah barat. Mobil hitam ditabrak dari belakang dan pengemudi kehilangan keseimbangan hingga memacu kendaraannya naik ke trotoar sampai menabrak tembok Alun-alun Tugu.

“Mobil hitam jenis Ayla berjalan dari arah timur ke barat akan membelok ke kiri masuk bundaran tugu. Lalu mobil merah Mazda berjalan dari utara ke selatan menuju bundaran tugu juga. Itu benturan dengan mobil warna merah. Akibat benturan kedua mobil itu, mobil warna hitam menabrak pagar taman alun-alun tugu dan tidak ada korban jiwa,” papar Kanit Laka Lantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi.

Ilmi mengatakan, identitas pemilik kendaraan jenis Ayla tersebut berinisial J asal Ambon. Sedangkan pemilik kendaraan berjenis Mazda berinisial RW seorang mahasiswi asal Mojokerto. Dugaan sementara mobil hitam berjenis Ayla tersebut berbelok haluan terlalu ke kanan, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Saat ini para pihak yang terlibat laka lantas masih musyawarah untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Kami ambil tindakan mendatangi TKP, melihat CCTV dan mengamankan beberapa barang bukti,” ucap Ilmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto mengungkapkan sesuai aturan orang yang merusak fasilitas taman milik pemerintah, barang bukti ataupun kendaraan tidak bisa dikeluarkan terlebih dahulu atau dibawa pulang.

“Jadi ini tetap berkoordinasi dengan DLH, kemudian setelah dia membuat pernyataan dan kesanggupan pembenahan, itu nanti ada surat dari saya agar mobil bisa dikeluarkan,” ujar Wahyu.

Pemkot Malang menyebut proses saat ini sedang ditangani dari Laka Lantas Polresta Malang Kota. Lalu untuk pembenahan tembok Alun-Alun Tugu Malang, akan dikalkulasi dan kedua pemilik mobil secara kesepakatan harus mengganti rugi agar kendaraan dapat diambil kembali

“Harus ada surat dari DLH untuk urusan permasalahan pembenahan kerusakan. Itu harus selesai, baru mobil bisa diambil. Jadi nanti ada kewajiban untuk membenahi itu (tembok Tugu) dikembalikan seperti semula,” tandasnya. (luc/ted)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar