Peristiwa

Pengemudi Xenia Panik, Banting Setir Lalu Masuk Sungai

Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebuah mobil Daihatsu Xenia P 1686 WO yang dikendarai Maksum dan istrinya Tutik terjebur ke sungai tepatnya di Dusun Kaliagung, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo. Mobil tersebut melaju dari arah barat namun secara tiba-tiba terpelanting hingga masuk ke sungai yang berada di kanan jalan.

Menurut Nur Kholis saksi mata di lokasi kejadian, mobil naas itu melaju kencang dari arah barat. Saat itu kondisi hujan intensitas sedang.

Tanpa disadari terdengar suara berdecit dari arah jalan. Secara cepat, ada benturan keras ke pohon dan suara air yang kemasukan benda besar. “Dari barat itu oleng-oleng ke kiri, kemudian sopir membanting setir ke kanan, hampir menabrak pohon kemudian terjebur ke sungai,” ungkapnya.

Sebelum berhenti di sungai, bagian kiri mobil sempat membentur pohon. Kondisi itu mengakibatkan bodi dan kaca bagian itu rusak dan pecah. “Ya, kecemplung begitu rodanya di atas, karena arus sungai sedang kencang mobil sempat berbalik lagi,” katanya.

Saat roda di atas, kata Nur, kondisi saat itu sepi. Dirinya kemudian memberanikan diri mencebur ke sungai menolong sopir dan satu orang di dalam. “Ya saya berusaha membantu membuka pintu mobil. Kemudian menarik orang di dalamnya,” ujarnya.

Beruntung, kedua orang baik sopir dan penumpang berhasil selamat. Meskipun sempat tenggelam beberapa saat di dalam sungai. “Mobil itu sempat terseret arus sungai sekitar 20 meter,” terangnya.

Sementara itu, Isnatun kakak sopir mobil naas itu menyebut adiknya selamat dan dalam kondisi baik. Meskipun, keduanya hingga kini masih syok. “Ya, sudah sadar tapi masik syok berat. Yang penting selamat, kita semua khawatir,” pungkasnya.

Proses evakuasi mobil naas sempat mengalami kesulitan karena medan sungai yang berarus deras. Mobil berhasil diangkat setelah tiga jam dengan menggunakan kendaraan derek. (rin/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar