Peristiwa

Pengamanan Perayaan Paskah di Surabaya Diperketat Petugas Tiga Pilar

Petugas tiga pilar, Polri, Pemkot dan TNI perketat penjagaan Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria di Surabaya, Kamis (1/4/2021). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Pelaksanaan Pekan Suci Paskah di Kota Surabaya mendapat perhatian ketat dari petugas tiga pilar.

Petugas gabungan dari TNI, Satpol PP dan Polri ini menjaga pintu masuk di rumah ibadah Katolik yang melaksanakan ibadah di gereja. Meski sudah melakukan protokol kesehatan dengan ketat, pengawasan ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya tindak teror.

Sebelum melakukan pengamanan, ratusan personil gabungan TNI-Polri dan instansi pemkot Surabaya melaksanakan apel persiapan pengamanan peringatan hari Paskah tahun 2021 di halaman utama Polrestabes Surabaya, Kamis (01/04/2021).

Kasubbag Bin Ops Polrestabes Surabaya, AKP Samidi saat memimpin apel mengatakan ada sekitar 249 lebih personil yang diturunkan untuk menjamin keamanan masayarakat yang melaksanakan ibadah Paskah di beberapa Gereja di Kota Surabaya.

“Seperti kejadian di Mabes Polri kemarin dan beberapa tempat lainnya menjadi acuan kita untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, maka dari itu Jawa Timur jangan sampai kecolongan. Kita perketat dengan kebersamaan yang menjadi satu petugas Tiga Pilar,” ucapnya.

Menurutnya, pada peringatan hari besar bagi umat kristiani perlu meningkatkan pengamanan, karena mengacu kepada beberapa kejadian gangguan kamtibmas akhir-akhir ini. Samidi mengimbau kepada seluruh personelnya baik yang terploting di Gereja ataupun yang berpatroli untuk melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada.

“Bagi yang berpatroli, apabila menemukan orang-orang yang dicurigai atau lain sebagainya yang perlu penanganan lebih lanjut, maka segera lakukan tindakan secara terukur. Begitu juga yang bertugas di gereja, jangan sampai kita menjadi korban sia-sia tanpa adanya tindakan yang kita lakukan,” tandasnya. [man/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar