Peristiwa

Penderes Pinus di Banyuwangi Temukan Ranjau Darat

Banyuwangi (beritajatim.com) – Warga Dusun Jayengan, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu menemukan puluhan ranjau darat di kawasan hutan Perhutani RPH Purwodadi, petak 62 C1. Awal penemuan ranjau itu diketahui oleh Mukid, (46), warga setempat yang bekerja sebagai Penderes getah pinus.

Pria ini secara tak sengaja menemukan benda itu saat hendak menanam jahe di lokasi tersebut. Tak hanya ranjau, Mukid juga menemukan peluru tajam.

“Informasinya ranjau darat itu ditemukan Mukid pada Senin (30/9/19). Sekitar pukul 10.00 WIB, saat itu dia hendak menanam tanaman jahe. Selain sebagai Penderes getah pinus, dia juga menggarap lahan di situ. Kemudian dia melapor ke petugas,” ungkap Kapolsek Sempu AKP Suhardi, Rabu (2/10/19).

Mendapatkan laporan tersebut, kata Suhardi, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Koramil dan instansi terkait untuk mendatangi tempat penemuan ranjau. Hasilnya, terdapat 59 buah diduga peledak atau ranjau darat berbentuk silinder.

“Dari hasil olah TKP, bentuk barangnya itu memiliki panjangn 10 cm dengan diameter 6 cm. Kondisinya sudah berkarat. Selain itu ditemukan sebuah peluru tajam jenis mouser dalam keadaan sudah keropos dan patah menjadi 2 bagian,” katanya.

Pihak Kepolisian menduga, barang itu merupakan peninggalan zaman perang. “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati karena diduga di sekitar lokasi penemuan masih ada barang peninggalan perang lainnya,” terangnya.

Sejumlah barang tersebut kemudian diamankan di Mapolsek Sempu dengan sebelumnya direndam didalam bak berisi air. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar