Peristiwa

Pendakian Gunung Ranti dan Kawah Ijen Ditutup

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tak hanya kawasan Gunung Ranti yang terbakar hebat, kobaran api juga terlihat di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen. Beberapa pohon di sekitar Widodaren, dekat dengan areal parkir di Paltuding, juga terbakar.

Pengelola TWA Kawah Ijen akhirnya menutup sementara kunjungan dan pendakian Gunung setinggi 2.443 mdpl itu. Kondisi ini menyusul kebakaran semakin meluas.

“Kita tutup sementara. Karena kondisi di Paltuding dan jalur pendakian masih belum bersahabat,” ujar Kepala Resor TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo, Minggu (20/10/2019).

Kebakaran di wilayah Widodaren ini, kata Sigit, imbas dari loncatan api di kawasan petak 86 ke petak 87. Api cepat merambat karena didorong dengan kencangnya angin di kawasan tersebut.

“Ya ada yang naik dari Barat (Bondowoso). Tapi mereka terkendali dengan banyaknya pohon tumbang. Sementara dari Timur (Banyuwangi) mereka tertahan di Jambu dan Erek-erek karena imbas terbakarnya Gunung Ranti,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam, mengatakan penutupan Kawah Ijen lantaran kondisi kebakaran yang dinilai berbahaya bagi aktivitas.

“Kita tutup karena angin kencang, sehingga terjadi perluasan Kebakaran. Pendakian tutup, dan kita sterilkan dari aktivitas sampai kondisi aman,” pungkasnya.

Penutupan pendakian tidak hanya dilakukan untuk TWA Kawah Ijen, tapi jalur pendakian di Gunung Ranti juga ditutup. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar