Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Brantas Jombang Dilanjutkan Lagi

Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (9/4/2022)

Jombang (beritajatim.com) – Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian satu korban yang tenggelam di Sungai Brantas, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/4/2022). Pasalnya, dalam pencarian hingga Sabtu (9/4/2022) pukul 21.00 WIB, korban belum ditemukan.

Korban yang belum ditemukan adalah Mohamad Iswahyudi (29). Sebelumnya, bukan hanya Iswahyudi yang tercebur sungai, tapi juga istrinya, Imroatul Azizah (28), serta anaknya yang berusia 8 tahun. Imroatul ditemukan dalam keadaan meninggal, sedangkan anaknya bisa diselamatkan oleh operator perahu tambang.

“Pagi ini pencarian kembali dilanjutkan. Relawan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang sudah terjun ke lokasi. Mereka akan bergabung dengan tim lainnya. Semoga jasad korban segera ditemukan,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Jombang Syamsul Bahri, Minggu (10/4/2022).

Syamsul menjelaskan, pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Petugas menyusuri Sungai Brantas, yakni di titik awal kejadian hingga radius puluhan kilometer. “Petugas menggunakan perahu karet guna menyisir sungai,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga tercebur di Sungai Brantas Kecamatan Megaluh, Jombang, Sabtu (9/4/2022) petang. Keluarga tersebut berniat menyeberang dengan jasa perahu tambang. Mereka naik sepeda motor dari arah Kecamatan Plandaan menuju arah Megaluh. Tiga orang sekeluarga ini kemudian menaiki salah satu perahu.

Di atas perahu, ada empat sepeda motor lainnya. Nah, ketika perahu hendak sampai di tanggul seberang, mendadak sang anak menarik tuas gas sepeda motornya. Sehingga motor berikut penumpangnya terjun ke Sungai Brantas.

“Beruntung sang anak berhasil diselamatkan operator perahu. Namun, kedua orang tuanya hanyut. Mereka dari arah barat menyeberang ke arah timur. Mereka hendak pulang ke rumahnya di Dusun Gempolpait, Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang,” ujar Kapolsek Megaluh AKP Soesilo.

Upaya penyelamatan pun dilakukan warga. Sekira 30 menit kemudian, sang ibu ditemukan dalam kondisi meninggal. Sementara sang ayah sampai saat ini masih dalam pencarian petugas BPBD setempat. Korban perempuan ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar