Peristiwa

Pencarian Korban Tenggelam di Mojokerto dengan Menyelam

Operasi SAR di lokasi korban tenggelam. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Operasi SAR, Jumat (19/3/2021) akan dilanjutkan untuk mencari pemancing yang tenggelam di kolam area persawahan Dusun Kletek RT 11 RW 07, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Operasi SAR akan dilakukan dengan cara penyelaman.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, Kamis (18/3/2021) hingga pukul 17.00 WIB pencarian terhadap korban, M Ma’ruf (35) warga Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto dengan hasil nihil.

“Sehingga hari ini pencarian ditingkatkan dengan melakukan penyelaman mengingat kondisi air tenang dengan dasar lumpur serta carang bambu. Dikhawatirkan korban tersangkut carang bambu sehingga tubuh korban sulit mengapung karena pengalaman setelah 2×24 jam korban tenggelam biasanya mengapung,” ungkapnya.

Masih kata Zaini, teknik pencarian korban tenggelam yang kedua yakni dengan cara mengoperasikan perahu karet dengan kecepatan cukup berputar di kolam. Tujuannya agar perahu bisa bergerak atau kata lain membuat ombak sehingga diharapkan tubuh korban akan bergerak dan bisa mengapung ke permukaan kolam.

Operasi SAR di lokasi korban tenggelam. [Foto: istimewa]

“Operasi SAR akan dilanjutkan pukul 07.00 WIB. Data cuaca BMKG di lokasi kejadian, pagi ini kondisi cuaca cerah dengan kecepatan angin 20 km/jam. Dari kemarin, kita sudah terjunkan dua tim dari Basarnas Surabaya, BPBD, Polsek Jatirejo, Koramil Jatirejo, Sabhara Polres Mojokerto dan potensi relawan,” jelasnya.

Tim SAR, tegas Zaini, akan menggunakan sejumlah alat untuk mencari korban tenggelam. Seperti Rescue Car Vihucle, perahu karet dan mopel serta peralatan water rescue dan peralatan pendukung. Zaini berharap, di hari ketiga Operasi SAR, korban tenggelam bisa diketemukan.

Sebelumnya, seorang pemancing tenggelam di kolam yang berada di kolam area persawahan Dusun Kletek RT 11 RW 07, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Sebelum tenggelam, pancing korban tersangkut sehingga korban mencaba meraih pancing miliknya.

Korban bernama M Ma’ruf (35) warga Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Di sekitar lokasi diamankan sejumlah barang milik korban. Diantaranya sepeda motor Suzuki Shogun nopol S 2450 QE, payung warna ungu dan tas ransel berisikan celana jeans serta alat pancing. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar