Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pencarian Korban Perahu Tenggelam, Tim SAR Tuban Temukan Helm

Yudi Irwanto, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah tim SAR gabungan dari BPBD Tuban, Polres Tuban, TNI, Basarnas serta dari berbagai instansi yang ada termasuk warga telah ikut dalam melakulan pencarian para korban perahu tenggelam di Bengawan Solo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Dalam proses pencarian itu, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet di Sungai Bengawan Solo. Petugas berhasil menemukan adanya helm yang terbawa arus sungai Bengawan Solo itu yang diduga merupakan milik korban pada hari pencarian pertama kemarin.

Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, sejumlah perahu karet dari tim SAR gabungan telah diterjunkan ke lokasi tenggelamnya perahu yang diperkirakan berpenumpang belasan orang itu. Kemudian tim bersama-sama menyisir mulai dari titik tenggelamnya perahu hingga ke arah hilir untuk mencari korban.

“Kami gabungan dari rekan-rekan Basarnas, TNI, Polri, BPBD Tuban, BPBD Jatim, BPBD Bojonegoro serta tim relawan lainnya telah melakukan pencarian. Kita sudah menyisir sepanjang sekitar 9 kilometer dari titik tenggelamnya perahu itu,” terang Yudi Irwanto, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Kamis (4/11/2021).

Dari hasil penyisiran dan pencarian di hari pertama itu, tim Sar baru menemukan sejumlah barang-barang yang diduga merupakan milik dari penumpang perahu yang tenggelam di Bengawan Solo itu. Diantaranya barang yang ditemukan adalah sebuah helm yang terbawa arus hingga beberapa kilometer dari titik tenggelamnya perahu itu.

Tim SAR dan BPBD Tuban melakukan pencarian korban perahu tenggelam, Kamis (4/11/2021)

“Kita sudah langsung melakukan pencarian setelah kita mendapatkan laporan sekitar pukul 09.30 Wib (kemarin). Untuk pencarian hari pertama kita hentikan sementara menjelang Magrib karena sudah mulai gelap,” tambah Kalaksa BPBD Tuban saat berada di Posko yang ada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban.

Yudi menjelaskan, selama pelaksanaan pencarian korban di hari pertama ini untuk jumlah korban penumpang perahu yang tenggelam itu yang sudah ditemukan dalam kondisi selamat sebanyak 10 orang. Sedangkan diperkirakan 6 orang korban yang sudah terdata dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

“Kendalanya saat ini Bengawan Solo posisi air siaga hijau, jadi arusnya cukup deras. Kita mencari di arus deras ini baru menemukan barang-barangnya, seperti ada helm,” tegasnya.[mut/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar