Peristiwa

Perahu Terguling

Pencarian Dilanjutkan, Tim SAR Terkendala Arus Deras Sungai Brantas

Tim SAR menyusuri Sungai Brantas guna mencari korban tergulingnya perahu penyeberangan di Dusun Klaci, Desa Brodot, Senin (2/3/2020). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian korban tergulingnya perahu penyeberangan Sungai Brantas di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, Senin (2/3/2020). Pencarian korban melibatkan 30 personel serta empat perahu karet.

Namun demikian pencarian tersebut bukan tanpa kendala. Sebab, hari ini debit Sungai Brantas mengalami peningkatan. Selain itu, arus di sekitar dam Klaci juga juga deras. “Hari pertama nihil. Tidak ada korban yang ditemukan. Hari ini pencarian kembali kita lanjutkan,” ujar Komandan Tim Basarnas Jatim, Novik Heriyadi usai memimpin apel relawan.

Novik menjelaskan, arus deras Sungai Brantas memicu munculnya pusaran air yang berada persis di lokasi tenggelamnya perahu penyeberangan di bawah DAM pintu air Karet. “Pencarian hari kedua ini tidak jauh beda dengan hari pertama,” sambungnya.

Menurut Novik, pencarian dilakukan dengan memperluas jangkaun. Yakni sepanjang 16 kilometer dari lokasi kejadian atau hingga DAM Menturus Kecamatan Kudu Jombang. “Ada dua SRU (Search and Rescue Unit) yang dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet,” ungkap Novik.

SRU pertama melakukan penyisiran hingga DAM Karet Jatimlerek, Kecamatan Plandaan. “Untuk SRU dua, melakukan penyisiran hingga DAM Menturus di Kecamatan Kudu, Jombang. Sekali lagi, kendala kita hari kemarin soal derasnya arus,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, perahu penyeberangan Sungai Brantas mengalami celaka pada Sabtu (29/2/2020) sekira jam 22.00 WIB. Perahu berisi 5 penumpang dan 1 pengemudi serta tiga sepeda motor. Perahu berangkat dari Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk, menuju Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Tim SAR Gabungan melakukan apel pagi di tepi Sungai Brantas Dusun Klaci, Desa Brodot, Senin (2/3/2020). [Foto/Yusuf Wibisono]
Dua korban selamat adalah Feriansyah (25), warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patinrowo, Nganjuk dan Sukar (55), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Sedangkan yang masih dalam pencarian

Di tengah perjalanan mesin perahu tiba-tiba mati karena arus deras. Perahu hanyut ke arah utara kemudian penumpang menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke sungai. Dua orang berhasil selamat, sedangkan empat korban lainnya dalam pencarian.

Mereka adalah Serda Dadang (22), warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk. Dadang merupakan anggota TNI Yon 521 Wirayuda Kediri. Kemudian Septi (20), warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Jombang. Selanjutnya Surip (42), pengemudi perahu, warga Dusun Klaci, Desa Brodot, serta Anis (20), warga Klaci. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar