Peristiwa

Pencairan BST Ditarget Selesai 14 Hari

Kepala Kantor Pos Ponorogo Hadi Ernowo. [Foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Berbagai cara dilakukan oleh Kantor Pos Ponorogo dalam pencairan dana bantuan sosial tunai (BST), untuk masyarakat bumi reyog yang terdampak virus Covid-19. Sebab keluarga penerima manfaat (KPM) mencapai puluhan ribu dan tersebar di wilayah Ponorogo. Uang Rp 600 ribu diterima per KPM selama tiga bulan.

“Kuota penerima dana BST ini untuk Ponorogo ada 16.302 KPM. Kamu lakukan pencairan dengan berbagai cara supaya tidak terjadi kerumunan massa,” kata Kepala Kantor Pos Ponorogo Hadi Ernowo, Rabu (6/5/2020).

Ada 3 cara yang dipersiapkan Kantor Pos Ponorogo dalam pencairan ini, pertama untuk wilayah desa atau kecamatan yang ada kantor pos cabangnya, dilakukan secara berangsur-angsur. Jangan sampai ada kerumunan. Maka dari itu, kata Hadi, pihaknya memberikan undangan sesuai jam yang sudah ditetapkan.

Cara kedua, untuk kecamatan atau desa yang tidak ada kantor pos cabangnya dibentuk 2 tim memakai mobil secara bergiliran untuk melayani masyarakat yang ingin mencairkan. Dalam cara kedua ini, untuk Ponorogo adalah di wilayah kecamatan Ngebel, Sooko dan Pudak.

“Cara ketiga kita lakukan door to door, layanan ini kami khususkan untuk masyarakat yang lagi sakit atau penerimanya sudah lansia,” katanya.

Dengan kantor pos yang ada di Kecamatan kota dan 12 kantor pos cabang yang ada di kecamatan, diharapkan pencairan BST ini bisa selesai dalam waktu 14 hari. “Saya optimis pencairan tahap pertama BST ini untuk Ponorogo bisa selesai dalam waktu 14 hari,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar