Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pemudik Lewat Jalan Alternatif, Dilarang Lewat Dalam Kota

Petugas dari Dishub dan Satlantas Polres Ponorogo memasang rambu-rambu alternatif jalan untuk pemudik. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Memasuki H-5 lebaran Idul Fitri, Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo bersama Satlantas Polres Ponorogo mulai memasang rambu-rambu untuk pemudik. Ya, mereka memasang rambu himbauan jalan alternatif untuk perjalanan pemudik yang menuju dan melewati Kabupaten Ponorogo, dari arah Madiun, Wonogiri, Pacitan dan Trenggalek. Salah satunya pemasangan rambu di simpang 4 Pabrik Es Kelurahan Keniten.

“Hari ini mulai kita lakukan pemasangan rambu-rambu jalan alternatif untuk mudik lebaran tahun ini,” kata Kasi Pengawasan dan Pengendalian Lalin Angkutan Jalan Dishub Ponorogo, Slamet Wahyudi, Rabu (27/4/2022).

Pemudik yang mau dan melewati Ponorogo, diusahakan tidak melewati jalan di dalam kota. Hal itu dikarenakan, supaya tidak menimbulkan kemacetan atau kepadatan arus lalu lintas. “Rambu-rambu jalan alternatif ini dimasukkan untuk pemudik tidak melewati jalan di dalam kota. Supaya nanti tidak terjadi kemacetan atau kepadatan arus lalu lintas,” katanya.

Seperti jalur mudik dari Madiun, di simpang 4 Pabrik Es, diberi rambu-rambu jalan alternatif untuk ke Kabupaten Trenggalek, Pacitan dan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Untuk pemudik dengan tujuan Trenggalek dan Pacitan, dari simpang 4 Pabrik Es belok ke kiri atau timur. Sampai simpang 4 Pasar Pon lurus sampai simpang 4 Jeruksing.

Dari Jeruksing, untuk jurusan Trenggalek lurus hingga sampai simpang 4 Kecamatan Jetis belok ke kiri atau timur. Sedangkan untuk menuju Pacitan, dari Jeruksing tadi belok kanan, sampai simpang 4 tonatan belok kiri hingga sampai simpang 3 Jenes belok kiri lagi.

“Sedangkan untuk tujuan Wonogiri dari arah madiun, di simpang 4 Pabrik Es tadi belok kanan atau ke barat hingga simpang 4 Tambakbayan baru belok ke kanan lagi,” katanya.

Rambu-rambu himbauan jalan alternatif ini, sesuai aturan berlaku besok (28/4) hingga H+9 lebaran Idul Fitri. Artinya untuk arus balik juga tidak diperkenankan lewat jalan dalam kota. Sedikitnya nanti ada 18 rambu-rambu yang akan dipasang di beberapa titik jalan alternatif. “Ada 18 rambu-rambu, kemungkinan juga bisa bertambah. Melihat situasi lalu lintas yang ada setiap harinya,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar