Peristiwa

Pemkab Malang Siapkan Dana BTT untuk Bantu Korban Gempa

Sekolah rusak akibat gempa di Malang.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk bantuan korban gempa. Data sementara sebanyak 750 bangunan rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 ini.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, dana BTT digunakan untuk korban gempa. Pemkab Malang saat ini mulai menghitung dana yang dibutuhkan. Sembari menunggu proses asesmen selesai.

“Anggaran kita kan punya BTT (Belanja Tidak Terduga), ini yang tentunya nanti yang memang kita persiapkan. Pemkab Malang bersamaan dengan refokusing tentu mulai menata terhadap kekurangan. Nah ini yang harus segera kita siapkan,” kata Didik, Minggu (11/4/2021).

Didik mengatakan, bahwa seluruh pimpinan tingkat kecamatan sejak Sabtu malam diperintahkan untuk melakukan inventarisasi total kerugian akibat gempa. Terutama soal kebutuhan dasar yakni, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah. Apalagi mendekati bulan ramadhan.

“Kemudian melakukan langkah lanjutan. Kita akan memberikan bantuan dan dukungan kondisi rumah warga yang rusak nanti akan kita coba berikan bantuan secara finansial maupun material agar bangunan itu segera terbangun,” ujar Didik.

Pemkab Malang sendiri telah menetapkan status tanggap darurat untuk korban gempa di Malang. Dia juga memohon maaf kepada masyarakat Malang jika pengalihan anggaran pembangunan terpaksa dilakukan untuk korban gempa karena memang sedang tertimpa musibah.

“Program-program yang dimungkinkan bisa kita tunda dengan sangat dan hormat, mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Malang, harus sada sedikit penundaan. Jadi ada rumah rusak akibat gempa, maka pemerintah harus hadir. Terus ada fasilitas umum yang ambruk, itu harus jadi bagian prioritas yang harus kita selesaikan terlebih dahulu,” tandas Didik. [luc/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar