Peristiwa

Pemkab Malang Sediakan Rp 1,6 Miliar untuk Beli Mobil Damkar

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang menganggarkan Rp 1,6 miliar untuk membeli mobil pemadam kebakaran (Damkar). Saat ini, Pemkab memiliki 6 armada mobil pemadam kebakaran yang dimiliki oleh UPT Damkar Kabupaten Malang, dirasa masih jauh dari kata mencukupi.

Sebab dari enam armada tersebut, hanya empat diantaranya yang dapat dioperasikan. Sementara dua unit sisanya sudah tidak memungkinkan untuk digunakan karena faktor usia.

Oleh karena itu, tahun ini rencananya unit damkar bakal melakukan pengadaan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.

“Sekarang sedang proses lelang, kami ajukan untuk pembelian 1 unit mobil dengan kapasitas 3000 liter,” kata Kepala Bidang UPT Pemadam Kebakaran Pemkab Malang, Goly Karyanto, Jumat (12/4/2019).

Jika tidak ada kendala, proses lelang kendaraan pemadam kebakaran diperkirakan akan berlangsung dalam 2 bulan kedepan. “Alokasinya Rp 1,6 miliar, target kami Agustus sudah datang,” beber Goly.

Selain kendaraan, unit damkar Kabupaten Malang saat ini juga minim personel. Idealnya jika menyesuaikan dengan luas wilayah Kabupaten Malang, sekurang-kurangnya membutuhkan 5 pos damkar. Sementara yang ada saat ini hanya ada dua pos damkar yakni di Kota Malang dan Kepanjen.

“Jika sesuai standart normalnya respon time kami dari panggilan sampai ke lokasi antara 20-30 menit, sementara sekarang kalau harus menjangkau TKP yang jauh seperti Kasembon, Ampelgading, Tirtoyudo, Donomulyo, atau Kalipare paling tidak baru sampai setelah 1,5 jam,” terang Goly.

Pos-pos damkar yang harus ada tersebut antara lain di Kecamatan Singosari, Dampit, Ngantang, Kepanjen, dan Malang Kota.

Sementara dari segi personel, dengan kekuatan 38 personel Goly mengaku bahwa pihaknya masih membutuhkan sekurang-kurangnya 12 anggota tambahan. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar