Peristiwa

Pemeliharaan Jalan Provinsi di Sampang Kurang

Jalan Rusak di Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur perwakilan Sampang tidak serius melakukan pemeliharaan jalan raya.

Sebab, meski setiap tahun Pemprov melaksanakan kegiatan pemeliharaan, tapi hingga saat ini masih ada saja kerusakan jalan yang tidak disentuh perbaikan. Misalnya, kerusakan jalan Provinsi yang ada di Kecamatan Robatal tepatnya di Desa Pandiyangan.

Di jalan tersebut berlubang dan tidak rata serta bisa membahayakan keselamatan pengendara. Apalagi yang melintas kendaraan roda empat, bisa terguling karena jalan cukup miring.

Ali Samudera (29) seorang sopir Dum truk yang sering melintas di jalan tersebut menuturkan, kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama. Tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan.

“Sudah hampir satu tahun jalan itu rusak. Tapi tak kunjung diperbaiki,” ucapnya, Rabu (10/06/2020).

Pria asal Kecamatan Ketapang itu mengungkapkan, setiap melintas di jalan tersebut dirinya selalu merasa khawatir mobil bisa terguling. Apalagi saat membawa muatan berat seperti batu bata dan pasir.

“Lubang itu tidak bisa dihindari karena jalannya sempit. Apalagi kalau dari arah berlawanan ada kendaraan lain yang juga melintas,” katanya.

Dia berharap kerusakan jalan segera diperbaiki agar aman saat dilewati pengendara. Ali menilai, program pemeliharaan rutin jalan provinsi Sampang – Ketapang tidak maksimal.

“Pemeliharaan jalan jangan hanya fokus di wilayah Selatan saja, tapi harus merata sampai ke Utara. Karena bagaimanapun warga di pelosok juga berhak mendapatkan infrastruktur jalan yang layak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Sampang, Mohammad Haris mengklaim bahwa, selama ini program pemeliharaan jalan provinsi di Sampang berjalan maksimal dan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ada.

“Yang namanya jalan rusak itu pasti selalu ada. Dan perbaikan juga pasti kami lakukan. Tujuannya, agar jalan menjadi bagus dan aman lewati pengedara,” ujarnya.

Haris menyampaikan, tahun ini program pemeliharaan jalan provinsi ruas Sampang – Ketapang dan Sampang – Omben dianggarkan Rp 2 milyar. Semua jalan yang berlubang dan tidak rata akan ditambal sulam, terutama jalan yang belum tersentuh program pelebaran.

“Program pemeliharaan jalan provinsi sudah berjalan. Hanya saja, perbaikan mungkin belum sampai di lokasi itu,” tandasnya.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar