Peristiwa

Pemakaian Masker, Kesadaran Masyarakat Nganjuk Capai 75 Persen

Nganjuk (beritajatim.com) – Tren Covid 19 di Kabupaten Nganjuk terus mengalami kenaikan, sehingga perlu penanganan yang berkesinambungan dan kebersamaan antar komponen masyarakat. Untuk itu Kodim 0810 Nganjuk mengadakan kegiatan Komunikasi Sosial dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya dan tokoh adat.

Acara tersebut bertempat di aula Kodim 0810, Jl Panglima Besar Jenderal Sudirman No. 11 Nganjuk, Rabu (8/7/2020). Tema yang diambil pada kegiatan kali ini adalah “Bergandengan Tangan Membangun Negeri, Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 Di Wilayah Kodim 0810/Nganjuk T.A. 2020”.

Dalam sambutannya, Dandim 0810 Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo mengungkapkan bahwa penanganan percepatan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. “Untuk mempercepat penanganan Covid 19 ini kita tidak dapat bergerak sendiri-sendiri. Namun harus bergandengan tangan bekerjasama dan bersinergi dengan komponen masyarakat lainnya,” terang Dandim.

Kegiatan selanjutnya pemberian materi dari dr. Rita Diahastuti dari Polkes Nganjuk mengenai Covid-19, di antaranya mengenai proses penyebaran penyakit ini. Menurut dr. Rita Diahastuti, sebenarnya Covid-19 ini pada awal penularannya terjadi dari hewan ke manusia, namun sejalan dengan mutasinya, penyakit ini dapat menular dari manusia ke manusia.

“Covid-19 ini dapat menular dengan cepat dari manusia ke manusia melalui berbagai cara diantaranya melalui droplet, berjabat tangan dengan penderitaan dan lain sebagainya,” terang dr. Rita.

Ia menambahkan, pada dasarnya penanganan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk sudah berjalan dengan baik. Misalnya, diadakan patroli gabungan dengan aparat terkait guna mendisiplinkan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

Menurut pantauan Dandim 0810 Nganjuk, kesadaran pemakaian masker masyarakat Nganjuk sudah mencapai 75 persen. Dandim Nganjuk juga menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Nganjuk sudah melaksanakan protokol kesehatan diantaranya pemakaian masker dan penerapan psycal distancing.

Dandim menghimbau agar semua komponen khususnya tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh budaya serta tokoh adat yang ada di masyarakat untuk bergandegan tangan dalam penanganan Covid 19. “Dengan bantuan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh budaya serta tokoh adat, maka diharapkan masyarakat akan lebih mau menerima arahan dan imbauan mengenai penerapan protokol kesehatan,” ungkap Dandim.

Seperti diketahui, Provinsi Jatim sudah menjadi endemi Covid-19 di Indonesia. “Dengan bergandengan tangan antar semua komponen masyarakat, semoga pandemi Covid 19 di wilayah Kab Nganjuk segera berakhir,” harap Dandim. Diakhir acara diadakan diskusi antar peserta yang hadir guna mendapatkan solusi yang terbaik dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar