Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pemadaman Lampu Jalan di Kota Pasuruan Terus Dilakukan Meski Sudah Level 1

Foto ilustrasi

Pasuruan (beritajatim.com) – Kota Pasuruan saat ini sudah memasuki level 1 PPKM Jawa-Bali. Namun di sepanjang jalan Kota Pasuruan masih terlihat gelap gulita.

Pemadaman listrik saat ini diresahkan oleh warga Kota Pasuruan. Salah satunya dirasakan oleh Lia yang kesehariannya menjaga warung sampai malam hari di dalam pasar Kebonagung. Lia mengungkapkan bahwa pemadaman lampu di jalanan Kota Pasuruan ini sangat meresahkan.

“Sekarang kan Kota Pasuruan sudah level 1, tapi kenapa lampu di jalanan ini masih dipadamkan. Padahal jika lampu dipadamkan seperti ini akan banyak tindak kejahatan,” ujar Lia pemilik warung di pasar Kebonagung.

Perlu diketahui sebelumnya saat Kota Pasuruan memasuki PPKM level 3 lampu di sepanjang Kota Pasuruan sengaja dipadamkan. Hal ini guna mencegah warga Kota Pasuruan untuk beraktivitas pada malam hari.

Menurut Kokoh Arie juru bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan pemadaman yang dilakukan masih efektif. Sebabnya pemadaman ini mampu menahan mobilitas yang semakin meningkat.

“Walaupun Kota Pasuruan sudah masuk PPKM level 1 tetap ada batas aktivitas, yakni jam 22.00. Pemadaman dirasakan masih sangat efektif untuk menahan laju mobilitas yang semakin meningkat,” ujar Kokoh

Menurutnya kebijakan dalam pemadaman ini akan selalu di evaluasi. Sehingga memperoleh keputusan terbaik bagi masyarakat.

“Nantinya akan selalu ada kebijakan untuk dievaluasi. Sehingga memperroleh keputusan yang terbaik,” imbuhnya. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar