Peristiwa

Pelaku Seni Pamekasan Tuntut Pemkab Bijaksana

Pamekasan (beritajatim.com) – Puluhan pemuda dan pelaku seni dari berbagai komunitas musik di kabupaten Pamekasan, menggelar ‘aksi panggung’ di depan kantor Pemkab setempat Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Kamis (16/1/2020).

Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya menuntut berbagai kebijakan pemerintah setempat seputar Peraturan Daerah (Perda) tentang Hiburan dan Rekreasi, sebab mereka menilai kebijakan tersebut sangat tidak memihak kepada para pelaku seni di Pamekasan.

“Pamekasan merupakan kota yang masyaratnya banyak menggandrungi kesenian, termasuk bidang kesenian musik. Karena bagaimanapun musik merupakan bahasa universal yang berhubungan dengan aspek humanisme,” kata salah satu orator aksi, Lutfi Jaya.

Selain itu pihaknya meyakini jika tidak ada hukum yang melarang masyarakat berekspresi selama dalam batas kewajaran sesuai dengan norma dan kearifan lokal. “Kami bermusik semata-mata untuk mencari nafkah, sebab kami memiliki tanggungjawab besar untuk memberikan nafkah kepada keluarga. Apalagi kami memiliki keyakinan jika menafkahi keluarga merupakan sebuah kewajiban dan ibadah,” ungkapnya.

“Dari itu kami meminta pemerintah agar bijaksana dalam mengeluarkan kebijakan, sebab kebijakan ini jelas berkenaan dengan tanggungjawab dan nasib kami sebagai pelaku seni, termasuk rekan-rekan kami sesama seniman di Pamekasan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, massa ditemui langsung oleh perwakilan pemerintah. Di antaranya Sekda Pamekasan, Totok Hartono, Waka Polres Pamekasan, Kompol Kurniawan Wulandono, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Muhammad Sahur dan Sekretaris Komisi Muksin.

Selain itu, massa juga melayangkan sebanyak tujuh poin tuntutan berbeda untuk memperjuangkan nasib mereka. Di antaranya menuntut ketegasan bupati terhadap Perda Nomor 2 Tahun 2019, meminta bupati dan DPRD agar melibatkan pelaku seni dalam menggodok perda, menuntut bupati, DPRD dan Polres Pamekasan untuk memberikan ruang berekspresi, hingga tuntutan membubarkan Dewan Kesenian. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar