Peristiwa

Pelaku Penipuan dengan Modus Bisa Meloloskan Jadi ASN Diciduk Polsek Sawahan

Surabaya (beritajatim.com) – Tiga tahun berpindah-pindah rumah agar tak tertangkap oleh polisi ternyata tak membuat Polri berciut hati.
Pelaku aksi penipuan berkedok dan modus bisa meloloskan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lolos dan jadi Pegawa Negeri Sipil (PNS) akhirnya ditangkap. Pelaku yang diketahui bernama Sugiarto (46) warga Perum Oma Menganti, Gresik, diamankan di sekitar rumahnya.
“Tim Anti Bandit  Reskrim Sektor Sawahan, Polrestabes Surabaya langsung merespon laporan korban dan melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas pelaku. Sampai akhirnya pelaku dilacak dan selalu berpindah tempat tinggal,” jelas Iptu Risty Tanto, Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Senin (29/6/2020).
Usai berpindah-pindah, polisi akhirnya memancing pelaku tipu-tipu itu untuk datang ke warung Santai Jalan Raya Dukuh Kupang Surabaya. Tepatnya sebelah kantor Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Surabaya.
“Pelaku akhirnya kita pancing dan kita amankan. Sampai saat ini masih proses penyelidikan,” lanjutnya.
Foto ilustrasi
Perlu diketahui, salah satu korbannya adalah, Septian Adi warga Perum Oka Indah Menganti, Gresik. Kejadian pada, 27 Nopember 2017 lalu itupun akhirnya dilaporkan ke Polsek Sawahan.
Pelaku sendiri dapat dibekuk, setelah ada laporan pada, Selasa 16 Juni sekira jam 16.00 WIB, berdasarkan laporan polisi atas nama korban itu, Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Sawahan melakukan lidik di tempat tinggal pelaku, dan melakukan pemantauan.
Disamping pelakunya, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa, 5 lembar bukti kuitansi pembayaran untuk masuk kerja CPNS dengan total Rp 55.500.000. (man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar