Peristiwa

Pelaku Penganiayaan Bapak, Ibu dan Adik di Mojokerto Anak Kedua Korban

Korban menjalani perawatan di IGD RS Sido Waras Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi diketahui jika pelaku penganiayaan di Ngumpak RT 2 RW 1 Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto merupakan anak kedua korban. Pelaku yakni DMP (17).

Kapolsek Mojoanyar, AKP Anwar Iskandar mengatakan, penganiayaan korban satu rumah dengan pelaku tersebut diketahui setelah ada laporan dari Kepala Desa (Kades) Jabon. “Ada tiga korban, korban bapak, ibu dan adiknya umur 8 tahun. Pelaku anak korban yang nomor 2,” ungkapnya, Rabu (31/3/2021).

Terungkapnya pelaku diketahui dari keterangan sejumlah saksi yang sebelum kejadian, Selasa (30/3/2021) sekira pukul 22.00 WIB sampai 23.00 WIB melihat pelaku di warung kopi. Sekira pukul 01.30 WIB, tetangga yang merupakan pakde pelaku terbangun karena mendengar suara tangisan adik pelaku.

“Orang tua dan adik pelaku mengalami penganiayaan namun pelaku tidak ada, sehingga petugas langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Setelah berhasil diamankan, dari keterangan pelaku dengan keterangan saksi berbeda sehingga akhirnya pelaku mengaku telah menganiaya orang tua dan adiknya,” katanya.

Korban yakni Sugianto (52), Tatik Kuswatin (46) dan Dayung (8). Korban memiliki tiga anak, Dony (24), DMP (17) yang merupakan pelaku dan korban yang merupakan anak ketiga, Dayung (8). Ketiga korban langsung dibawa ke IGD RS Sido Waras Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto untuk menjalani perawatan. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar