Peristiwa

Pekerja PT Mandiri Jaya Successindo Tewas Masuk Mesin Pres

foto/ilustrasi

Probolinggo (beritajatim.com) – Hari Lintang Cahyono (23) warga Dusun Pasar, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, tewas setelah tubuhnya tergencet mesin pres di tempatnya bekerja, PT. Mandiri Jaya Succesindo, Desa Pajurangan, Gending, Sabtu (6/7/2019) pagi sekitar pukul 05:30 WIB.

Kapolsek Gending, Probolinggo AKP Ohim menyatakan, nyawa pria nahas itu tak tertolong akibat luka parah pada bagian tangan kanan hingga dada. Dugaan sementara, insiden terjadi karena korban tergelincir dan masuk mesin pengepresan.

“Korban saat itu bekerja shift malam. Dia tergelincir dan jatuh ke mesin press atau pengeleman. Akibatnya tangan kanan hingga sekitar bahunya alami luka,” terangnya.

Terpisah, Dani Wahyu Saputra (25), rekan kerja korban menceritakan, Hari saat itu sedang bekerja di mesin pengepresan dan pengeleman. Diduga korban tak sengaja menginjak alas mesin dan terpeleset.

“Alasnya itu ada rodanya dan bisa bergerak ke belakang. Nah alas itu terinjak, akhirnya terpeleset. Otomatis tubuh Hari kena mesin,” terang Dani, kepada sejumlah wartawan sambil memperagakan saat korban terjatuh.

Tangan kanan korban hingga dadanya masuk mesin. Beberapa teman kerja yang mengetahui korban terjepit di mesin pengeleman, sejatinya berupaya mematikan mesin.

Sayang-nya nyawa korban tetap tak tertolong setelah dikeluarkan dari mesin dan dilarikan ke RS Wonolangan Dringu. “Kami semua sudah berusaha menolong dia (korban red), pungkasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, PT Mandiri Jaya Successindo, berdiri sejak Juli 2018. Perusahaan itu bergerak di bidang industri pengolahan kayu dan perdagangan besar ekspor dan impor.

Selain berdiri di Probolinggo, PT Mandiri Jaya Successindo, juga membuka cabang di beberapa kota besar seperti di Sidoarjo, Bali, Banjarmasin, dan Makasar. [eko/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar