Peristiwa

Pekerja Proyek Perumda Tugu Tirta Malang Meninggal Tertimbun Tanah

Malang (beritajatim.com) – Proyek pengerjaan pemasangan atau pengelasan pipa dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang berada di Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang memakan korban jiwa.

Seorang pekerja bernama Trijati Mulyono (40) warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, meregang nyawa dalam peristiwa tersebut. Korban tewas tertimbun tanah yang mendadak longsor ketika mengelas pipa saluran.

Trijati juga tercatat sebagai karyawan di PT Wijaya Karya atau WIKA. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (3/4/2020).

Kanit Reskrim Polsek Tumpang, Ipda Heriyani menjelaskan bahwa pemasangan pipa tersebut dilakukan oleh empat orang termasuk korban. Mereka adalah Trijati, Nuralim, Lolok Wantoro dan M Nurul Hakim.

“Pipa yang di sambung atau di las posisinya berada dalam tanah dengan kedalaman kurang lebih 2 meter. Pada saat melakukan pengelasan kurang lebih selama 30 menit, tiba-tiba tanah yang ada diatasnya longsor hingga menimpa pekerja yang ada di bawah,” kata Heriyani, Sabtu (4/4/2020).

Heriyani menambahkan, saat itu ada dua pekerja yang tertimbun longsoran tanah, yaitu Trijati dan Nuralim. Sementara dua orang lainnya mencoba menolong.

“Saat berhasil di tolong, saudara Trijati dalam kondisi meninggal dunia,” beber mantan Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi ini.

Selanjutnya, setelah petugas kepolisian datang ke tempat kejadian perkara atau TKP, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan visum. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar