Peristiwa

Sudah Disiapkan Tempat di Stadion Gejos

Pekerja Migran Terlanjur Mudik, Wajib Karantina 5 Hari

Gresik (beritajatim.com) – Pemkab Gresik membuat aturan baru terkait pekerja migran yang terlanjur mudik. Berdasarkan surat edaran (SE) nomor 13 Tahun 2021 yang ditandatangani Ketua Satgas Covid-19, pekerja migran yang mudik ke Kabupaten Gresik wajib dikarantina lima hari di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos).

Seperti diketahui, sejak satgas Covid-19 mengubah masa berlaku aturan pelarangan jelang mudik lebaran. Dari sebelumnya hanya 10 hari menjadi satu bulan, dari 22 April sampai 24 Mei 2021.

Fokus yang dibahas yaitu mempersiapan segala sesuatunya bagi pekerja migran asal Gresik yang terlanjur mudik ke Gresik. Mereka yang terlanjur mudik tersebut langsung masuk karantina selama lima hari.

“Kita harus membuat kebijakan tentang para pekerja migran ini. Tentu saja, kita tidak dapat menolak para pekerja migran Gresik yang sudah terlanjur terbang dan mendarat di Indonesia. Tentunya harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid 19 agar tidak timbul klaster baru,” ujar Wabup Gresik Aminatun Habibah (Bu Min), Jumat (23/04/2021).

Hal senada juga dikatakan Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno. Dirinya meminta kepada pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menyiapkan Stadion Gejos sebagai tempat karantina. Sedangkan Dinas Perhubungan (Dishub) juga diminta menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran ini.

“Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini,” katanya.

Selain kebijakan karantina pekerja migran. Pemkab Gresik juga memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Dalam pembahasan tersebut, juga dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail , Wakapolres Gresik, Kompol Eko Islandar, serta perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Perusahaan PJTKI dan seluruh anggota Satgas Covid-19. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar