Peristiwa

Pekerja di Furniture Tewas Kesetrum saat Haluskan Triplek

Tuban (beritajatim.com) – Seorang pekerja yang sedang bekerja lembur di tempat produksi furniture yang ada di jalan Nangka, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban nyawanya tidak bisa tertolong lagi setelah tersengat arus listrik, Kamis (28/1/2021) malam.

Pekerja di gudang produksi furnitur yang meninggal dunia itu diketahui bernama Sufendi (43), warga Dusun Balong, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantub, Kabupaten Lamongan. Sufendi diduga kesetrum dari peralatan kerja yang ia gunakan untuk menghaluskan papan triplek sebagai bahan baku furniture itu.

Data yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa nahas yang dialami oleh seorang pekerja itu berawal saat korban sedang melakukan aktivitas bersama dengan teman-temannya. Mereka kerja lembur sampai dengan sekitar pukul 21.00 Wib.

“Sehari-hari korban bekerja sebagai karyawan di Tata Design Interior dan Eksterior, Jalan Nangka, Kelurahan Perbon. Korban berkerja sebagai tukang yang membuat furniture,” terang AKP M Geng Wahono, Kapolsek Kota Tuban, Polres Tuban.

Pada saat itu, Sufendi kerja lembur bersama sekitar 10 orang karyawan lainnya. Para teman kerja korban mengatakan ketika korban sedang memegang mesin Router atau penghalus triplek itu tiba-tiba korban tersangat aliran listrik dan terjatuh ke lantai.

“Ketika tersangat aliran listrik itu membuat korban terjatuh terlentang dan kemudian korban di bawa ke RS NU Tuban. Namun pada saat sampai di rumah sakit korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Dan selanjutnya para saksi melaporkan ke Polres Tuban,” tambahnya.

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polsek Kota Tuban bersama dengan Sat Reskrim Polres Tuban langsung mendatangi lokasi kejadian kecelakaan kerja. Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan olah TKP di tempat produksi furniture itu.

“Petugas yang mendapatkan laporan telah melakukan olah TKP dan mencari keterangan para saksi untuk proses lebih lanjut. Untuk jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar