Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pejalan Kaki di Bojonegoro Tersambar Kereta Api Hingga Tewas

Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang pejalan kaki tewas tersambar kereta api (KA) di KM 146+5/6 perlintasan turut Dusun Wire Desa Ngemplak Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 11.15 WIB.

Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya itu awalnya berjalan kaki menyeberangi rel kereta api dari arah utara ke selatan. Diduga tanpa disadari melaju Kereta Api KRD dengan nomor 395a (Elok Cepu) melaju dari Surabaya menuju Cepu.

Kapolsek Baureno Ipda Suiswanto mengatakan, satu korban yang tersambar kereta api terjadi saat perlintasan sudah palang pintu sudah ditutup. Namun, korban seorang Mrs X diduga tidak menyadari ada kereta api yang melintas dan tersambar.

“Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo untuk dilakukan otopsi,” ujar IPDA Suiswanto.

Menurut Kapolsek, sesuai dengan informasi dari warga setempat, korban diduga sering meminta-minta di sekitar Kecamatan Baureno. Pihaknya juga mengimbau jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi petugas Kepolisian Sektor Baureno. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar